Fadiyah, Laili Nur (2026) Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui Budidaya Maggot : Penelitian di RW 14 Kelurahan Cipadung, Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (97kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (516kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (773kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini di latarbelakangi permasalahan sampah di wilayah perkotaan yang terus mengalami peningkatan sehingga diperlukan upaya pengelolaan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Program Saung Maggot di RW 14 Kelurahan Cipadung merupakan bentuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat, namun partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya belum melibatkan seluruh warga secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan sosial masyarakat dalam berpartisipasi pada pengelolaan sampah melalui budidaya maggot, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat, serta mengetahui keberhasilan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui budidaya maggot di RW 14 Kelurahan Cipadung, Kota Bandung. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Tindakan Sosial Max Weber. Teori ini menjelaskan bahwa tindakan individu didasarkan pada makna subjektif yang dimiliki pelaku dan diarahkan kepada orang lain. Weber mengklasifikasikan tindakan sosial ke dalam empat tipe, yaitu tindakan rasional instrumental, rasional berorientasi nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Teori ini digunakan untuk menganalisis tindakan sosial masyarakat, faktor-faktor yang memengaruhi, serta keberhasilan yang melatarbelakangi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui budidaya maggot di RW 14 Kelurahan Cipadung, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mencerminkan empat tipe tindakan sosial Max Weber, yaitu tindakan rasional instrumental, rasional berorientasi nilai, afektif, dan tradisional. Partisipasi tersebut dipengaruhi oleh faktor internal berupa pengetahuan, kesadaran, motivasi, dan sikap, serta faktor eksternal berupa dukungan pengurus, sosialisasi, dan sarana pendukung. Keberhasilan program terlihat dari meningkatnya kesadaran memilah sampah organik, berkurangnya sampah, serta meningkatnya kepedulian lingkungan dan manfaat ekonomi dari budidaya maggot.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Budidaya Maggot; Partisipasi Masyarakat; Pengelolaan Sampah; Tindakan Sosial. |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Participation |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Fadiyah Laili Laili |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 03:35 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 03:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



