Hubungan lintas agama pada masa Nabi Muhammad : Konstruksi etik global dalam Piagam Madinah

Kalatini, Zaid Tsabit Al (2026) Hubungan lintas agama pada masa Nabi Muhammad : Konstruksi etik global dalam Piagam Madinah. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
0_SURAT PERNYATAAN KARYA SENDIRI (materai) (1).pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (439kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (584kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)

Abstract

Hubungan lintas agama merupakan fenomena yang tak terelakkan dalam kehidupan sosial, di mana agama menyimpan potensi konflik dan perdamaian bagi peradaban manusia. Dalam menjawab tantangan krisis kemanusiaan di abad ke-21, Etik Global (Global Ethic) muncul sebagai gagasan mengenai konsensus-bersama agama-agama guna mewujudkan kehidupan yang harmonis. Namun, diskursus Etik Global memerlukan preseden historis yang kuat, di mana Piagam Madinah hadir sebagai landasan konstitusional yang berhasil mengelola pola kehidupan masyarakat majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan prinsip-prinsip hubungan lintas agama dalam Piagam Madinah, menganalisis muatan nilai-nilai Etik Global dalam Piagam Madinah, serta mengeksplorasi sejauh mana Piagam Madinah mampu menjawab tantangan perdamaian agama dalam konteks global saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Data primer bersumber dari teks Piagam Madinah dalam Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam dan dokumen Deklarasi Etik Global oleh Parlemen Agama-Agama Dunia. Analisis dilakukan dengan menggunakan gagasan Etik Global Hans Küng dan pendekatan Hak Kelompok (Group-Rights Model) Will Kymlicka. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) prinsip-prinsip hubungan lintas agama dalam Piagam Madinah diwujudkan melalui tiga hal, yaitu pembentukan ‘ummah’, otonomi agama, dan otoritas berkeadilan; 2) Piagam Madinah secara substantif memuat nilai-nilai Etik Global, meliputi ruang Dialog Antaragama, Kaidah Emas perikemanusiaan, serta Panduan Kokoh (Irrevocable Directives): non-kekerasan, solidaritas, toleransi, kemitraan, dan keberlanjutan; 3) Piagam Madinah menawarkan Group-Rights Model sebagai solusi efektif untuk mengelola kerukunan antarumat di era global.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: TIDAK ADA LAMPIRAN
Uncontrolled Keywords: Etik Global; Hans Küng; hubungan lintas agama; Piagam Madinah
Subjects: Religious Mythology > Interreligious Relations
Religious Ethics
Islam
Islam > Islamic History
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Studi Agama Agama
Depositing User: Zaid Tsabit Kalatini
Date Deposited: 31 Aug 2026 07:39
Last Modified: 31 Aug 2026 08:19
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140291

Actions (login required)

View Item View Item