Saparuddin, Saparuddin (2026) Analisis ketimpangan pendapatan, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri, dan upah minimum provinsi terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sumatera Utara tahun 2011-2024. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (383kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (436kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (325kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (638kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (781kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (494kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (377kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pengangguran merupakan persoalan struktural yang masih dihadapi Provinsi Sumatera Utara, ditandai oleh ketimpangan distribusi pendapatan, arus investasi yang belum optimal dalam menyerap tenaga kerja, serta kebijakan pengupahan yang belum sepenuhnya mendorong perluasan kesempatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh ketimpangan pendapatan, PMA, PMDN, dan UMP terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sumatera Utara periode 2011–2024. Kerangka berpikir penelitian dibangun berdasarkan teori distribusi pendapatan, teori investasi, dan teori upah, dan perspektif maqashid syariah sebagai landasan normatif dalam ekonomi Islam. Hipotesis meliputi: (H1) ketimpangan pendapatan, (H2) PMA, (H3) PMDN, dan (H4) UMP masing-masing berpengaruh secara parsial, serta (H5) secara simultan terhadap tingkat pengangguran. Riset kuantitatif eksplanatori ini mengaplikasikan analisis regresi linear berganda untuk mengolah data deret waktu. Data sekunder diperoleh dari otoritas terkait, yaitu Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Kementerian Investasi, dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara. Untuk pemenuhan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, autokorelasi Breusch-Godfrey, dan heteroskedastisitas Glejser), peneliti melakukan transformasi first difference pada variabel yang digunakan sehingga seluruh syarat ekonometrika terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, seluruh variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran. ketimpangan pendapatan (prob. 0,2924), PMA (prob. 0,1583), PMDN (prob. 0,5309), dan UMP (prob. 0,3557) > 0,05. Secara simultan tidak terdapat pengaruh signifikan (prob. F = 0,2243) > 0,05, dengan koefisien determinasi R² = 0,4721 yang menunjukkan model menjelaskan 47,21% variasi tingkat pengangguran. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perubahan tahunan pada keempat variabel belum mampu secara langsung mengurangi tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Karakteristik PMA yang padat modal, PMDN yang padat karya, ketimpangan yang bergerak lambat, serta UMP yang hanya menjangkau sektor formal menjadi faktor penyebab utama. Demikian, sinergi kebijakan yang memperkuat pemerataan akses pendidikan dan keterampilan, mendorong investasi padat karya, serta memperluas formalisasi sektor ketenagakerjaan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KETIMPANGAN PENDAPATAN; PENANAMAN MODAL ASING; PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI; UPAH MINIMUM PROVINSI ; TINGKAT PENGANGGURAN |
| Subjects: | Econmics > Economic Situation and Conditions in Indonesia |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ekonomi Islam |
| Depositing User: | saparuddin saparuddin |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 04:06 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 04:06 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140444 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



