Pengaruh zat Pengatur Tumbuh Thidiazuron (TDZ) dan Indole Acetic Acid (IAA) terhadap regenerasi aglaonema kultivar ‘tricolor’ (Aglaonema pictum ‘tricolor’) secara in vitro

Kilifatano, Muhamad Dhafin Keanu (2026) Pengaruh zat Pengatur Tumbuh Thidiazuron (TDZ) dan Indole Acetic Acid (IAA) terhadap regenerasi aglaonema kultivar ‘tricolor’ (Aglaonema pictum ‘tricolor’) secara in vitro. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (448kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (616kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (725kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (935kB) | Request a copy

Abstract

Aglaonema pictum ‘Tricolor’ merupakan tanaman hias bernilai ekonomi tinggi, namun perbanyakan secara konvensional masih menghadapi kendala berupa rendahnya keberhasilan perakaran dan tingginya infeksi patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Thidiazuron (TDZ) pada fase eksplan dan Indole-3-Acetic Acid (IAA) pada fase planlet terhadap regenerasi Aglaonema pictum ‘Tricolor’ secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor pada masing-masing fase. Fase eksplan menggunakan media ½ MS dengan TDZ pada konsentrasi 0; 1,0; 1,2; 1,4; 1,6; 1,8; dan 2,0 mg L⁻¹, sedangkan fase planlet menggunakan media ½ MS dengan IAA pada konsentrasi 0; 0,5; 0,6; 0,7; 0,8; 0,9; dan 1,0 mg L⁻¹. Hasil analisis Kruskal–Wallis menunjukkan bahwa pemberian TDZ maupun IAA tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap seluruh parameter pertumbuhan yang diamati. Meskipun demikian, berdasarkan kecenderungan nilai rerata, TDZ 1,4 mg L⁻¹ memberikan respons terbaik pada fase eksplan yang ditandai dengan munculnya tunas lebih cepat, jumlah tunas lebih tinggi, dan pertumbuhan eksplan yang lebih baik. Pada fase planlet, IAA 1,0 mg L⁻¹ menghasilkan respons perakaran terbaik dengan waktu muncul akar tercepat, jumlah akar terbanyak, dan panjang akar tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur dua fase menggunakan TDZ dan IAA mampu mendukung regenerasi Aglaonema pictum ‘Tricolor’ secara in vitro.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Aglaonema pictum ‘Tricolor’; IAA; in vitro; kultur jaringan; Thidiazuron
Subjects: Physiology
Physiology > Tissue Culture
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: Muhamad Dhafin Keanu Aflah Kilifatano
Date Deposited: 03 Sep 2026 02:14
Last Modified: 03 Sep 2026 02:14
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140602

Actions (login required)

View Item View Item