Afifah, Dia (2026) Konsep Ikhlas Beramal perspektif Hadis falam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani : Studi Syarah Hadis. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_Caver.pdf Download (114kB) | Preview |
|
|
Text
2_SK Lulus Plagiasi.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text
3_Abstrak.pdf Download (167kB) | Preview |
|
|
Text
4_Daftar Isi.pdf Download (117kB) | Preview |
|
|
Text
5_Bab 1.pdf Download (706kB) | Preview |
|
|
Text
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (905kB) |
||
|
Text
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (513kB) |
||
|
Text
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
9_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (357kB) |
||
|
Text
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (272kB) |
Abstract
Ikhlas merupakan salah satu sikap utama dalam ajaran Islam yang menjadi syarat utama diterimanya amal. Sikap ikhlas ialah untuk memurnikan niat dalam setiap amal perbuatan semata-mata hanya karena Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian, imbalan, atau kepentingan duniawi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ikhlas beramal dalam perspektif hadis sebagaimana disyarahkan dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani. Kitab ini merupakan salah satu syarah yang paling terkenal terhadap kitab Shahih Bukhari yang memuat penjelasan mendalam terkait makna dan kandungan hadis, termasuk hadis-hadis tentang keikhlasan. Mtode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, analisis terhadap teks hadis dan penjelasan Ibnu Hajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya konsep ikhlas menurut Ibnu Hajar tidak dibahas khusus dalam satu bab tersendiri, melainkan tersebar dalam penjelasan hadis-hadis yang salah satunya yaitu tentang niat. Ibnu Hajar Al-Asqalani menekankan bahwasannya ikhlas merupakan perbuatan yang memurnikan hati dengan tujuan semata-mata hanya karena Allah, tanpa disertai dengan riya’, sum’ah atau hal lainnya. Dalam syarahnya, beliau juga menjelaskan bahwa kualitas amal sangat bergantung pada niat seseorang yang melakukannya, sehingga amal yang secara lahir tampa baik dapat menjadi sia-sia jika tidak dilandasi dengan keikhlasan. Selain itu, Ibnu Hajar juga mengaitkan ikhlas dengan dimensi batiniah yang hanya di ketahui oleh Allah, sehingga manusia dituntut untuk senantiasa memperbaiki niatnya. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwasannya ikhlas beramal dalam perspektif hadis menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari menempatkan niat sebagai inti dari setiap perbuatan. Ikhlas menjadi tolak ukur utama diterimanya amal di sisi Allah, meskipun pembahasannya tidak disusun secara sistematis dalam satu tema khusus, melainkan terintegrasi dalam penjelasan hadis-hadis terkait. Oleh karena itu, pemahaman terhadap ikhlas dalam karya ini sangat penting untuk dipelajari, salah satunya untuk menambah pemhaman kita terkait tentang keikhlasan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fathul Bari; Ibnu Hajar; Ikhlas; Hadis; Niat |
| Subjects: | Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Dia Afifah |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 07:39 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 07:39 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140705 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



