Hukum tahiyyah kepada non-muslim menurut fatwa Dar Al-Ifta’ mesir dan pandangan Ibn Utsaimin

Helfado, Miko (2026) Hukum tahiyyah kepada non-muslim menurut fatwa Dar Al-Ifta’ mesir dan pandangan Ibn Utsaimin. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
Cover Miko Helfado PMH.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak Miko Helfado PMH 1.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME)
Keterangan Bebas Plagiarisme Miko Helfado PMH.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi Miko Helfado PMH.pdf

Download (481kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB 1 Miko Helfado PMH.pdf

Download (518kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II Miko Helfado PMH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (562kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III Miko Helfado PMH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV Miko Helfado PMH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (696kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V Miko Helfado PMH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Miko Helfado PMH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran Miko Helfado PMH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (899kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas hubungan muslim dan non-muslim di era modern yang memunculkan persoalan fikih baru, khususnya hukum mengucapkan tahiyyah kepada non-muslim. Persoalan ini melahirkan dua pandangan berbeda, yaitu Dar Al-Ifta' Al-Misriyyah yang kontekstual-inklusif dan Ibn Utsaimin yang lebih ketat berdasarkan penjagaan akidah. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif kedua pandangan tersebut beserta relevansinya bagi kehidupan sosial di Indonesia yang majemuk melalui: (1) Untuk mengetahui pandangan Dar Al-Ifta' berdasarkan maqāṣid al-syarī'ah. (2) Untuk mengetahui pandangan Ibn Utsaimin berdasarkan dalil dan penjagaan akidah; serta (3) Untuk menganalisis persamaan-perbedaan keduanya dan relevansinya bagi masyarakat Indonesia. Kerangka berpikir penelitian menggunakan teori ikhtilaf, yaitu perbedaan pendapat ulama yang dipengaruhi oleh perbedaan pemahaman dalil, metode istinbāṭ, dan orientasi sosial-akidah, untuk menjelaskan mengapa kedua otoritas sampai pada kesimpulan hukum berbeda meski berlandaskan sumber syariat yang sama. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), pendekatan normatif-yuridis dan komparatif. Data primer berupa fatwa Dar Al-Ifta' dan Majmu' Fatawa wa Rasa'il Ibn Utsaimin dianalisis dengan analisis isi dan analisis komparatif untuk menemukan titik temu dan titik beda kedua pandangan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Dar Al-Ifta' membolehkan tahiyyah sosial kepada non-muslim selama tidak mengandung pengakuan keyakinan lain, berlandaskan QS. Al-Mumtahanah 8 dan QS. An-Nisa 86 yang ditafsirkan kontekstual. (2) Ibn Utsaimin melarang memulai salam Islam kepada non-Muslim (HR. Muslim No. 2167) dan mengharamkan ucapan selamat hari raya keagamaan karena bertentangan dengan al-walā' wa al-barā', namun membolehkan interaksi sosial berbasis kebutuhan duniawi saja. (3) perbedaan keduanya merupakan ikhtilāf al-ijtihād fī fahm al-naṣṣ, bukan perbedaan sumber dalil. Dalam konteks kemajemukan agama, suku, dan budaya Indonesia yang dijamin Pasal 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945, pendekatan Dar Al-Ifta' dinilai lebih aplikatif karena memberi ruang lebih luas bagi interaksi lintas agama sehari-hari, sementara pandangan Ibn Utsaimin tetap relevan sebagai pengingat agar keterbukaan sosial tidak mengaburkan batas akidah. Kedua pendekatan ini saling melengkapi dalam membentuk model interaksi Muslim–non-muslim yang bermartabat di Indonesia yang plural.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Tahiyyah; Non-Muslim; Dar al-Ifta' al-Misriyyah, Ibn Utsaimin; Ikhtilaf; Maqāṣid al-Syarī'ah
Subjects: Religious Mythology > Interreligious Relations
Islam > Islam and Other Belief
Aqaid (Aqidah, Akidah) dan Ilmu Kalam > Islam tentang Agama dan Aliran Lain, Hubungan Islam dengan Agama dan Aliran Lain
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum
Depositing User: Miko Helfado
Date Deposited: 03 Sep 2026 07:59
Last Modified: 03 Sep 2026 07:59
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140791

Actions (login required)

View Item View Item