Eryanti Nurmala Dewi, Eryanti (2026) Konseling Individu Spiritual Islami Sebagai Upaya Pengelolaan Stress Academic Fear of Missing Out (Penelitian di UIN Sunan Gunung Djati Bandung). Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
(REVISI) TESIS BAB 1 - V LAMPIRAN (ERYANTI BKI).pdf Download (7MB) | Preview |
|
|
Text
(REVISI) TESIS BAB 1 - V LAMPIRAN (ERYANTI BKI).pdf Download (7MB) | Preview |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah memunculkan kondisi Stress Academic Fear of Missing Out, yaitu ketakutan atau kekhawatiran mahasiswa terhadap kemungkinan tertinggal informasi, peluang, prestasi, maupun pengalaman akademik yang dapat menimbulkan tekanan psikologis dan stres akademik. Kondisi tersebut dapat mendorong mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas dan memantau informasi akademik secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Stress Academic Fear of Missing Out yang dialami mahasiswa, menjelaskan proses konseling individu spiritual Islami dalam mengelola kondisi tersebut, serta mengungkap perubahan yang dialami mahasiswa setelah mengikuti konseling. Penelitian ini berlandaskan pada konsep Academic Fear of Missing Out, teori konseling individu, dan pendekatan spiritual Islami yang mengintegrasikan nilai tawakal, syukur, sabar, ikhlas, dan muhasabah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga mahasiswa. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stress Academic Fear of Missing Out ditandai oleh ketakutan kehilangan informasi dan peluang akademik, kecenderungan membandingkan diri dengan mahasiswa lain, serta kekhawatiran tertinggal dalam pencapaian akademik. Kondisi tersebut berkaitan dengan kecemasan, overthinking, gangguan konsentrasi, dan kesulitan menentukan prioritas. Konseling individu spiritual Islami dilaksanakan melalui tahap rapport, eksplorasi masalah, internalisasi nilai-nilai spiritual Islam, dan evaluasi perubahan. Setelah mengikuti konseling, mahasiswa menunjukkan perubahan positif pada aspek kognitif, emosional, perilaku, dan spiritual, antara lain dalam pengelolaan kecemasan, penggunaan media sosial, penetapan prioritas akademik, dan ketenangan batin. Penelitian ini merumuskan Model Regulasi Spiritual Academic Fear of Missing Out sebagai model konseptual dalam Bimbingan dan Konseling Islam untuk membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik secara holistik. Kata kunci: konseling individu spiritual Islami, Stress Academic Fear of Missing Out, stres akademik, mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Applied Psychology > Counseling and Interviewing |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Mrs. Eryanti Nurmala Dewi |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 03:04 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 03:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140845 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



