Az Zahra, Fathimah (2026) Hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada siswa: Penelitian di Sekolah Menengah Pertama Negeri 46 Kota Bandung kelas VIII. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (34).pdf Download (73kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI)
SURAT KET BEBAS PLAGIASI.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI FINAL.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (285kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (357kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (96kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses belajar siswa karena mendorong siswa untuk aktif, tekun, dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Namun demikian, tidak semua siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi sehingga masih ditemukan perilaku menunda tugas akademik atau prokrastinasi akademik. Perilaku tersebut dapat menghambat penyelesaian tugas, serta berdampak pada rendahnya kualitas belajar. Motivasi belajar yang baik diperlukan untuk meminimalkan kecenderungan prokrastinasi akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas VIII SMP Negeri 46 Kota Bandung. Penelitian ini didasarkan pada teori Self-Determination dari Deci dan Ryan yang menjelaskan motivasi belajar melalui tiga kebutuhan psikologis dasar, yaitu otonomi, kompetensi, dan keterhubungan. Adapun prokrastinasi akademik diukur berdasarkan teori Schouwenburg yang meliputi penundaan memulai tugas, keterlambatan menyelesaikan tugas, kesenjangan antara rencana dan pelaksanaan, serta kecenderungan melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 76 siswa kelas VIII SMPN 46 Kota Bandung yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment yang didahului oleh uji normalitas Kolmogorov-Smirnov serta uji linearitas dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan prokrastinasi akademik siswa sama-sama berada pada kategori sedang. Hasil uji korelasi memperoleh koefisien korelasi sebesar -0,733 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan dengan kekuatan hubungan kuat antara kedua variabel. Adapun koefisien determinasi (r²) sebesar 53,7%, yang berarti motivasi belajar berkontribusi sebesar 53,7% terhadap variasi prokrastinasi akademik siswa, sedangkan 46,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, semakin rendah kecenderungan mereka melakukan prokrastinasi akademik.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Motivasi Belajar; Prokrastinasi Akademik; Siswa |
| Subjects: | Education Educational Institutions, Schools and Their Activities > Student Guidance and Counseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Fathimah Az Zahra |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 03:10 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 07:37 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140892 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



