Linda, Rossa (2026) Tinjauan Siyasah Dusturiyah dalam implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah “RTRW” berdasarkan Perda Kota Bandung nomor 5 tahun 2022-2024 terhadap Revitalisasi Teras Cihampelas di Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text
3_plagiarisem.pdf Download (105kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (433kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (286kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (736kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2022–2042, khususnya pada kebijakan revitalisasi Teras Cihampelas. Teras Cihampelas yang dibangun sebagai ruang publik terpadu untuk mendukung aktivitas sosial, ekonomi, pariwisata, dan rekreasi perkotaan dalam perkembangannya mengalami berbagai permasalahan, seperti menurunnya jumlah pengunjung, berkurangnya aktivitas ekonomi pedagang, kurang optimalnya pemanfaatan ruang publik, lemahnya pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas, serta belum tercapainya tujuan revitalisasi sebagaimana yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan implementasi RTRW di Kota Bandung; (2) mengevaluasi kegagalan pemanfaatan ruang di Teras Cihampelas serta merumuskan solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kembali fungsi kawasan; dan (3) dan menelaah implementasi revitalisasi Teras Cihampelas berdasarkan perspektif Siyasah Dusturiyah. Penelitian menggunakan teori Siyasah Dusturiyah yang berlandaskan prinsip kemaslahatan (maslahah ‘ammah), keadilan (al-‘adalah), tanggung jawab (al-mas’uliyyah), dan pengaturan urusan publik (tanzim al-umur), serta didukung teori implementasi kebijakan publik dan teori tata ruang perkotaan. Penelitian ini menggunakan Teori antara lain; Teori Tinjauan Siyasah Dusturiyah terkait pelaksanaan peraturan pemerintah Nomor 5 Tahun 2022-2042 serta dampak yang timbul dari penerapannya dalam kasus Revitalisasi Teras Cihampelas Di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, dan studi dokumentasi terhadap peraturan perundang-undangan serta dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai implementasi kebijakan revitalisasi Teras Cihampelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi RTRW dalam revitalisasi Teras Cihampelas belum berjalan secara optimal. Terdapat ketidaksesuaian antara perencanaan tata ruang dengan kondisi empiris di lapangan yang terlihat dari aspek aktivitas kawasan, daya tarik ruang publik, keamanan, kenyamanan, pemeliharaan fasilitas, aksesibilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan fungsi kawasan. (2) koordinasi antar pemangku kepentingan, pengawasan, serta evaluasi kebijakan belum terlaksana secara maksimal sehingga berdampak pada rendahnya efektivitas pemanfaatan ruang publik tersebut. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya penyelesaian melalui evaluasi berkala, koordinasi antarinstansi, serta pendekatan kepada masyarakat dan pedagang, namun hasilnya belum sepenuhnya mampu mengatasi permasalahan yang ada. (3) Dalam perspektif Siyasah Dusturiyah, implementasi RTRW terhadap revitalisasi Teras Cihampelas belum sepenuhnya memenuhi prinsip kemaslahatan, keadilan, tanggung jawab, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Manfaat revitalisasi belum dirasakan secara merata oleh masyarakat, terutama pedagang dan pengguna ruang publik, sehingga tujuan kemaslahatan umum belum tercapai secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Siyasah Dusturiyah; RTRW Kota Bandung; Perda Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2022–2042; Revitalisasi Teras Cihampelas; Implementasi Kebijakan; Tata Ruang Perkotaan; Kemaslahatan. |
| Subjects: | Constitutional and Administrative Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Siyasah |
| Depositing User: | Rossalinda |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:43 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141054 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



