Sidik, Ilham Marwan (2026) Implementasi model Automatic Text Simplification (ATS) berbasis IndoT5 untuk meningkatkan keterbacaan dokumen hukum. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (277kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (477kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (697kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (130kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Dokumen perundang-undangan di Indonesia memiliki struktur kalimat majemuk yang sangat kompleks dan kaku, sehingga menyulitkan masyarakat awam memahami substansi hukum secara utuh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penyederhanaan teks hukum otomatis yang mampu menurunkan tingkat kerumitan bahasa tanpa mendistorsi makna esensial pasal terkait. Pendekatan utama yang digunakan adalah rekayasa komputasional melalui adaptasi domain pada arsitektur model bahasa IndoT5. Pemodelan dilatih menggunakan 1.623 pasang korpus paralel teks hukum asli dan penyederhanaannya. Algoritma pembangkit teks dimodifikasi dengan parameter ambang batas panjang dinamis 60 persen dan penalti teks pendek untuk mencegah kompresi berlebihan dan hilangnya makna materiil. Evaluasi kinerja sistem dilakukan secara kuantitatif menggunakan metrik komputasi dan secara kualitatif melalui triangulasi kepakaran. Pengujian otomatis menghasilkan skor SARI 47.64 dan skor BLEU 0.0898. Penurunan presisi susunan kata wajar terjadi karena model proaktif mengeksekusi teknik eksplisitasi atau penambahan frasa penjelas guna mengeliminasi ambiguitas. Secara kualitatif, pakar linguistik menyimpulkan sistem beroperasi sangat baik dan layak digunakan tanpa perbaikan sebagai agen parafrase natural. Sementara itu, pakar hukum menyatakan sistem layak digunakan dengan perbaikan, mengingat sensitivitas yurisprudensi terhadap pergeseran frasa mutlak. Intervensi ambang batas terbukti berhasil merestorasi frasa krusial pidana dan menyisipkan contoh kasus konkret secara otonom. Purwarupa kecerdasan buatan ini difungsikan murni sebagai instrumen pendukung literasi publik dan bukan substitusi dokumen otentik negara.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | IndoT5; Penyederhanaan Teks; Hukum; SARI; Eksplisitasi; Pemrosesan Bahasa Alami; Literasi Hukum |
| Subjects: | Data Processing, Computer Science Law Language Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Informatika |
| Depositing User: | Ilham Marwan Sidik |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:46 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 03:46 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141134 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



