Putra, Mahesa (2026) Dalalatul iqtidha menurut Imam Ghazali dengan Iman Ibnu Hazm. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (01_Cover)
01_Cover.pdf Download (17kB) | Preview |
|
|
Text (02_Abstrak)
02_Abstrak.pdf Download (240kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
1000259264.pdf Download (39kB) | Preview |
|
|
Text (04_Daftar isi)
04_Daftar isi.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text (05_Bab 1)
05_Bab 1.pdf Download (369kB) | Preview |
|
|
Text (06_Bab 2)
06_Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (427kB) |
||
|
Text (07_Bab 3)
07_Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
||
|
Text (08_Bab 4)
08_Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) |
||
|
Text (09_Bab 5)
09_Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) |
||
|
Text (10_Daftar pustaka)
10_Daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa masyarakat Indonesia masih sering berbeda cara dalam memahami teks-teks hukum Islam. Sebagian orang memahami ayat atau hadis hanya dari bunyi katanya saja tanpa melihat konteks, sedangkan sebagian lain menafsirkannya terlalu bebas tanpa memakai kaidah ushul fiqh yang benar. Data Kementerian Agama RI tahun 2023 mencatat sekitar 38% masyarakat Muslim Indonesia masih memahami teks agama secara kaku dan literal, sementara 26% lainnya cenderung menafsirkannya secara longgar. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih baik tentang cara memaknai lafaz dalam nash, salah satunya melalui konsep dalâlat al-iqtiḍâ', yaitu cara memahami teks dengan menambahkan makna yang memang harus ada, baik secara akal maupun syariat supaya teks tersebut dapat dipahami dengan benar. Imam al-Ghazali dan Imam Ibn Hazm ternyata memiliki pandangan yang cukup berbeda mengenai konsep ini, sehingga menarik untuk diteliti dan dibandingkan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan konsep dalâlat al-iqtiḍâ' menurut Imam al-Ghazali; (2) menjelaskan konsep yang sama menurut Imam Ibn Hazm; dan (3) membandingkan persamaan, perbedaan, serta implikasi kedua pandangan tersebut terhadap penetapan hukum fikih.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif, memakai metode deskriptif-analitis dan teknik penelitian kepustakaan (library research). Sumber utama yang digunakan adalah kitab al-Mustaṣfā min ʿIlm al-Uṣūl karya Imam al-Ghazali dan al-Iḥkām fī Uṣūl al-Aḥkām karya Imam Ibn Hazm, dilengkapi buku dan artikel ilmiah pendukung lainnya. Kerangka berpikir penelitian ini memandang dalâlat al-iqtiḍâ' sebagai cara menambahkan makna tersembunyi dalam suatu teks agar dapat dipahami dengan benar. Imam al-Ghazali dikenal lebih terbuka dalam menambahkan makna, asalkan diperlukan untuk menjaga tujuan syariat—terlihat saat beliau memaknai kata "raqabah" dalam ayat kafarat sebagai budak yang beriman. Sebaliknya, Imam Ibn Hazm lebih berhati-hati dan hanya membolehkan penambahan makna jika benar-benar tidak ada cara lain untuk memahami teks, sehingga menolak tambahan syarat "beriman" pada kata yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam al-Ghazali menempatkan dalālat al-iqtiḍā' sebagai bagian dari pembahasan makna lafaz dalam al-Mustaṣfā, dengan menganggap taqdīr diperlukan untuk menjaga kebenaran makna dan keabsahan hukum. Sementara itu, Imam Ibn Hazm tidak membahasnya sebagai konsep tersendiri, melainkan dalam pembahasan al-majāz. Melalui analisis hadis lā ṣalāta bi ḥaḍrati al-ṭaʿām dan rufiʿa ʿan ummatī al-khaṭaʾ wa al-nisyān, penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan keduanya terletak pada metodologi: al-Ghazali berorientasi pada tujuan syariat, sedangkan Ibn Hazm berpegang pada makna zahir lafaz. Dengan demikian, perbedaan tersebut merupakan konsekuensi dari perbedaan metode istidlal dalam ushul fikih.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dalâlat al-Iqtiḍâ'; Imam al-Ghazali; Imam Ibn Hazm; Ushul Fiqh; Dalâlat al-Alfâzh |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Usul Fikih |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Mahesa Putra |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 08:22 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 08:22 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141191 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



