Ardio Nauly, Muhamad (2026) Transformasi mata pencaharian generasi muda dari sektor pertanian ke sektor non-pertanian: Studi di Kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (79kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text (Bebas Plagiarism)
3_bebasplagiarism.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
4-Daftarisi.pdf Download (155kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (173kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (730kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kampung Adat Cireundeu dikenal memiliki tradisi bertani singkong yang telah menjadi mata pencaharian turun-temurun masyarakatnya sejak lama. Namun, kedekatan wilayah dengan kawasan industri Kota Cimahi membuka akses pekerjaan yang lebih luas bagi generasi muda, sehingga sebagian besar dari mereka mulai beralih dari sektor pertanian ke sektor non-pertanian, seperti buruh pabrik, karyawan swasta, aparatur sipil negara, hingga pemandu wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk transformasi mata pencaharian generasi muda dalam sepuluh tahun terakhir, menganalisis faktor penyebab peralihan dari sektor pertanian ke sektor non-pertanian, serta mengkaji dampak transformasi tersebut bagi generasi muda dan masyarakat Kampung Adat Cireundeu. Penelitian di analisis dengan perspektif Teori Pilihan Rasional James S. Coleman. Pilihan Rasional James S. Coleman, yang memandang individu sebagai aktor yang bertindak berdasarkan perhitungan untung-rugi atas sumber daya yang dikuasainya, baik material maupun nonmaterial, untuk mencapai tujuan yang paling menguntungkan. Teori ini digunakan untuk menjelaskan bahwa peralihan pekerjaan generasi muda bukan semata akibat tekanan struktural, melainkan hasil kalkulasi rasional individu dalam membandingkan keuntungan sektor pertanian dan non-pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat Kampung Adat Cireundeu, khususnya generasi muda, petani singkong, tokoh adat, serta pihak terkait yang memahami kondisi sosial-ekonomi di lingkungan tersebut. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan kebutuhan Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda kini banyak bekerja sebagai buruh pabrik, karyawan swasta, aparatur sipil negara, pemandu wisata, dan lain lain.. Peralihan ini didorong oleh pertimbangan rasional berupa pendapatan yang lebih stabil, keterbatasan lahan dan modal, serta kemudahan akses kerja di sektor industri. Transformasi mata pencaharian ini membawa dampak bagi kehidupan sosial ekonomi generasi muda maupun masyarakat Cireundeu secara umum, salah satunya berupa berkurangnya jumlah petani muda yang meneruskan pertanian singkong sebagai bagian dari mata pencaharian dan tradisi masyarakat setempat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi mata pencaharian; Generasi muda; Pilihan rasional; Pertanian singkong; Kampung Adat Cireundeu |
| Subjects: | Sociology and Anthropology, Society Communities > Community Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Muhamad Ardio Nauly |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 04:05 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 04:05 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141417 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



