Adila, Amatika (2025) Konsep pendidikan hati perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Ad-Daa’ Wa Ad-Dawaa’ dan Urgensinya terhadap pendidikan Islam. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
1000085005.pdf Download (99kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (297kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (403kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (415kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (634kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (886kB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena krisis moral, lemahnya spiritualitas, serta rendahnya kesadaran akhlak peserta didik di era modern. Hal tersebut menunjukkan bahwa sistem pendidikan Islam belum menyentuh secara mendalam aspek hati sebagai pusat kesadaran, niat, dan perilaku manusia. Ibnu Qayyim menawarkan sebuah solusi pendidikan yang berpusat pada hati, yang dianggap sebagai akar dari segala kebaikan maupun kerusakan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan hati menurut perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’ serta menganalisis urgensinya terhadap pendidikan Islam saat ini. Dalam kitab Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’, Ibnu Qayyim membagi konsep pendidikan hati menjadi empat komponen utama, yakni: tauhid dan syirik sebagai pondasi iman, dosa dan maksiat sebagai penyebab utama penyakit hati, penyucian diri sebagai jalan untuk membersihkan hati melalui taubat, doa, dan muhasabah, serta cinta dan asmara sebagai bentuk ujian yang sering menggoyahkan hati manusia. Keempat komponen tersebut saling terkait dan menjadi satu kesatuan yang membentuk bangunan pendidikan hati yang kokoh dan aplikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data primer diperoleh dari kitab Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’, sedangkan data sekunder berasal dari literatur yang relevan dengan pendidikan hati dan pendidikan Islam. Teknik analisis data menggunakan pendekatan hermeneutik dan analisis isi untuk memahami struktur pemikiran Ibnu Qayyim serta keterkaitannya dengan kondisi pendidikan kontemporer. Penelitian ini berusaha menafsirkan makna konseptual dan kontekstual dari pemikiran Ibnu Qayyim secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan hati perspektif Ibnu Qayyim memiliki nilai-nilai yang sangat penting dan relevan bagi pendidikan Islam masa kini. Pendidikan tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Konsep ini memberikan kontribusi besar dalam membangun generasi muslim saat ini yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat hatinya, baik akhlaknya, serta kokoh dalam keimanan. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Qayyim perlu dijadikan referensi dalam pengembangan kurikulum dan strategi pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan manusia seutuhnya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Hati; Pendidikan Islam; Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah |
| Subjects: | Islam > Islamic Religious Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Amatika Adila |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:31 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 08:00 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141534 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




