Analisis miskonsepsi peserta didik pada materi persamaan garis lurus berdasarkan Four-Tier Diagnostic Test

Rahmawati, Nia (2026) Analisis miskonsepsi peserta didik pada materi persamaan garis lurus berdasarkan Four-Tier Diagnostic Test. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (512kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (262kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (455kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (410kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (918kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (97kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Miskonsepsi dalam pembelajaran matematika dapat menghambat peserta didik dalam memahami konsep dan menyelesaikan masalah secara tepat. Pada materi persamaan garis lurus, pemahaman yang tidak tepat dapat menyebabkan kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi peserta didik berdasarkan Four-Tier Diagnostic Test, mengidentifikasi faktor penyebab miskonsepsi, mendeskripsikan dampak miskonsepsi, serta merumuskan tindak lanjut pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII pada salah satu SMP di Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui Four-Tier Diagnostic Test yang dilengkapi Certainty of Response Index (CRI) dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi peserta didik berada pada kategori sedang, sedangkan pemahaman konsep berada pada kategori rendah. Miskonsepsi yang ditemukan meliputi miskonsepsi konsep, strategi, sistematis, tanda, dan terjemahan, dengan miskonsepsi strategi dan sistematis sebagai jenis yang paling dominan. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi faktor peserta didik, guru dan metode pembelajaran, bahasa dan komunikasi, serta faktor lainnya. Miskonsepsi berdampak pada rendahnya pemahaman konsep sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam memilih strategi dan menyelesaikan masalah secara tepat. Tindak lanjut pembelajaran perlu dilakukan melalui penguatan pemahaman konsep, penggunaan strategi pembelajaran yang bervariasi, pemberian umpan balik, serta pemanfaatan tes diagnostik untuk mendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Four-Tier Diagnostic Test; Miskonsepsi; Persamaan garis lurus
Subjects: Education
Mathematics
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Rahmawati Nia
Date Deposited: 10 Sep 2026 08:20
Last Modified: 10 Sep 2026 08:20
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141763

Actions (login required)

View Item View Item