Asidik, Habib Ali (2026) Hukum rukhsah puasa Ramadan bagi pengemudi tetap menurut pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama dan Fatwa Dar Al-Ifta Mesir. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (633kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (189kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
5_bab1.pdf Download (529kB) |
||
|
Text (BAB 2)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (547kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (468kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan hukum mengenai rukhsah puasa Ramadan bagi pengemudi tetap yang melakukan perjalanan secararutin sebagai bagian dari pekerjaannya. Perbedaan tersebut menimbulkan persoalan hukum terkait status safar pengemudi tetap sebagai dasar memperoleh rukhsah berbuka puasa.Penelitian ini bertujuan unuk: (1) menelaah serta memahami pandangan Pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama mengenai hukum rukhsah puasa Ramadan bagi pengemudi tetap; (2) menelaah serta memahami pandangan Fatwa Dar al-Ifta Mesir mengenai hukum rukhsah puasa Ramadan bagi pengemudi tetap; dan (3) menganalisis dan membandingkan pandangan Pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama dan Fatwa Dar al-Ifta Mesir mengenai hukum rukhsah puasa Ramadan bagi pengemudi tetap.Kerangka berfikir penelitian ini dibangun menggunakan teori Fikih Muqarran untuk membandingkan metode istinbath hukum kedua lembaga, Kaidah Fikih sebagai landasan pemberian rukhsah, serta Maqaaṣid al-Syari’ah untuk menilai orientasi kemaslahatan dalam penetapan hukum.Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif analitis dan pendekatan komparatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (libary research).Analisis data dilakukan melalui reduksa data, klasifikasi, komparasi, analisis, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama berpendapat pengemudi tetap tidak secara otomatis memperoleh rukhsah berbuka puasa Ramadan karena berpegang pada pendapat mu’tamadmazhab Syafi’i yang tidak membolehkan mudim al-safar memanfaatkan rukhsah secara terus menerus. Namun, rukhsah dapat diberikan apabila terdapat kesultian atau bahaya yang mengancan keselamatan. Sebaliknya, Fatwa Dar al-Ifta Mesir membolehkan pengemudi tetap memanfaatkan rukhsah selama masih memenuhi syarat sebagai musafir menurut syariat, karena rutinitas perjalanan tidak menghilangkan status safar sebagai ‘illah hukum. Analisis komparataif menunjukan bahwa kedua lembaga sama-sama mendasarkan hukum pada Al-Qur’an, hadits, kaidah fikih serta mewujudkan kemaslahatan. Perbedaanya terletak pada penekanan maqaasid al-syari’ah, dimana Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama lebih mengutamakan penjagaan agama (hifz al-din), sedangkan Dar al-Ifta Mesir lebih menonjolkan prinsip kemudahaan (taysir) dan perlindungan jiwa (hifz al- nafs).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rukhsah puasa; Pengemudi tetap; Fatwa; Bahtsul Masail; Dar al-Ifta |
| Subjects: | Islam > Sawn Ramadan Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Puasa Wajib |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Habib Ali Asidik |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 09:14 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 09:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141780 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



