Syarif, Irsyad Khairuddin (2026) Konstruksi makna akal dan iman dalam wacana dakwah digital: Analisis wacana kritis pada video Youtube Merawat Keimanan Dengan Akal Sehat Ustadz Muhammad Nuruddin L,c M.A. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (150kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (97kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (330kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (95kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (263kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan media digital telah mengubah praktik dakwah Islam, salah satunya melalui YouTube sebagai media penyampaian pesan keagamaan. Perubahan tersebut turut memengaruhi cara gagasan keislaman dikonstruksi dan dimaknai dalam ruang digital. Salah satu gagasan yang penting dikaji adalah hubungan akal dan iman. Video YouTube Merawat Keimanan dengan Akal Sehat yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Nuruddin, Lc., M.A. menjadi objek penelitian karena membahas penggunaan akal dalam memahami dan merawat keimanan. Penelitian ini mengkaji konstruksi makna akal dan iman dalam wacana dakwah digital tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi makna akal dan iman dalam teks wacana dakwah pada video Merawat Keimanan dengan Akal Sehat, praktik produksi dan konsumsi wacana dakwah digital, serta konteks sosial budaya yang memengaruhi hubungan akal dan iman dalam wacana tersebut. Kerangka berpikir penelitian didasarkan pada pemahaman bahwa konstruksi makna dalam wacana dakwah terbentuk melalui keterkaitan antara teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Pada dimensi teks, makna akal dan iman dianalisis melalui representasi, relasi, dan identitas. Selanjutnya, praktik diskursif digunakan untuk memahami proses produksi dan konsumsi wacana, sedangkan praktik sosial digunakan untuk melihat konteks sosial budaya yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi, yaitu teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan interpretatif dan paradigma konstruktivis. Data penelitian berupa transkrip video, hasil wawancara, dan dokumentasi yang relevan. Analisis dilakukan melalui tahap deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akal dikonstruksi sebagai sarana berpikir secara sehat dan kritis dalam memahami ajaran Islam, sedangkan iman dikonstruksi sebagai keyakinan yang dapat diperkuat melalui penggunaan akal yang tepat. Akal dan iman tidak diposisikan sebagai sesuatu yang bertentangan, melainkan saling melengkapi dalam membangun pemahaman keislaman. Konstruksi tersebut juga menunjukkan adanya upaya menghadirkan dakwah yang rasional dan kontekstual bagi masyarakat di ruang digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konstruksi Makna; Akal dan Iman; Analisis Wacana Kritis; Dakwah Digital; YouTube |
| Subjects: | Islam > Da'wah Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Irsyad Khairuddin Syarif |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:25 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:25 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142119 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



