Aozora, Jaisyi (2026) Etika menjaga alam dalam surah An-Nahl Ayat 10-18 dan 65-69: Analisis hermeneutika Fazlur Rahman. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (198kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_sksbebasplagiarism.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (367kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (808kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
Abstract
Krisis lingkungan hidup merupakan salah satu tantangan global paling serius pada abad ke-21 yang ditandai oleh meningkatnya perubahan iklim, kerusakan ekosistem, pencemaran air dan udara, deforestasi, serta hilangnya keanekaragaman hayati. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh paradigma pembangunan modern yang cenderung memandang alam sebagai objek eksploitasi tanpa memperhatikan keseimbangan ekologis dan keberlanjutan kehidupan. Di sisi lain, penafsiran terhadap ayat-ayat ekologis Al-Qur'an masih banyak berorientasi pada makna tekstual sehingga belum sepenuhnya mengungkap relevansinya terhadap persoalan lingkungan kontemporer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penafsiran Surah An-Nahl ayat 10-18 dan 65-69 melalui pendekatan hermeneutika Fazlur Rahman, menjelaskan hubungan manusia dengan alam yang terkandung di dalamnya, serta menjelaskan relevansi nilai-nilai etika menjaga alam terhadap konteks ekologis modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Sumber data primer berupa Surah An-Nahl ayat 10-18 dan 65-69 serta karya-karya Fazlur Rahman, sedangkan sumber data sekunder berupa kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, kitab asbāb al-nuzūl, serta berbagai literatur mengenai etika lingkungan dalam Islam. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dipadukan dengan pendekatan double movement Fazlur Rahman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Surah An-Nahl ayat 10-18 dan 65-69 melalui hermeneutika Fazlur Rahman menghasilkan pemahaman bahwa alam merupakan amanah Allah yang harus dijaga keberlangsungannya. Melalui pendekatan double movement, penelitian ini merumuskan konsep Etika Keberlanjutan Kehidupan sebagai sintesis nilai-nilai etika menjaga alam yang meliputi syukur terhadap nikmat alam, tanggung jawab manusia sebagai khalifah, perlindungan terhadap makhluk hidup, dan aktualisasi etika lingkungan dalam kehidupan modern. Temuan tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai ekologis dalam Surah An-Nahl memiliki relevansi dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan kontemporer, seperti kerusakan lingkungan, pencemaran, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam. Dengan demikian, Surah An-Nahl memberikan landasan etis bagi pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur'an.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etika menjaga alam; surah An-Nahl Ayat 10-18 dan 65-69; analisis hermeneutika Fazlur Rahman |
| Subjects: | Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Jaisyi Aozora Tawazun |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 03:29 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 03:29 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142147 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



