Al faruq, Hasan (2026) Strategi pondok pesantren dalam membentuk kemandirian santri melalui program Life Skill : Studi kasus di pondok pesantren modern Utsman Bin Affan Arjasari Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
SKRIPSI HASAN_fiks-1.pdf Download (298kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (546kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISME)
LPPS Hasan Al Faruq.pdf Download (238kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (617kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (774kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (942kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (618kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (597kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk santri yang tidak hanya memiliki kompetensi keagamaan, tetapi juga mampu hidup mandiri melalui program kecakapan hidup (life skill). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pengelolaan pesantren dalam mengintegrasikan lembaga dakwah di bidang pendidikan, pembinaan karakter, dan life skill sebagai bekal santri menghadapi kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pondok Pesantren dalam membentuk kemandirian santri di Pondok Pesantren Utsman Bin Affan Arjasari Bandung serta mengetahui hasil strategi Pondok Pesantren melalui program life skill dalam membentuk kemandirian santri melalui program kecakapan hidup (life skill) berdasarkan teori 5Ps of Strategy Henry Mintzberg (1997) yaitu plan, perspective, ploy, pattern, dan position. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pimpinan pesantren, sekretaris pesantren, serta ketua Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern (OP2M). Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi plan diwujudkan melalui penyusunan visi dan misi, tujuan jangka panjang, kebijakan, serta program kerja yang terintegrasi dengan pembentukan kemandirian santri. Strategi perspective diwujudkan melalui internalisasi budaya organisasi yang berlandaskan nilai ketakwaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama. Strategi ploy diterapkan melalui pengambilan keputusan secara musyawarah, pengorganisasian sumber daya, serta pemberian motivasi kepada santri. Strategi pattern diwujudkan melalui pembiasaan dan pengawasan yang berlangsung secara konsisten dalam kehidupan pesantren selama dua puluh empat jam. Sementara itu, strategi position diwujudkan melalui integrasi program formal, pembinaan karakter, organisasi santri, dan program life skill sebagai identitas serta keunggulan strategis pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan kemandirian santri merupakan hasil dari keterpaduan kelima dimensi strategi tersebut yang diimplementasikan secara konsisten dalam manajemen pondok pesantren sehingga mampu menghasilkan santri yang berkarakter, mandiri, dan memiliki keterampilan hidup sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi Pondok Pesantren; Kemandirian Santri; Program Kecakapan Hidup (life skill); |
| Subjects: | Islam General Management General Management > Planning and Strategic Management |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | Hasan Al Faruq |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 08:34 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 08:34 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142266 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



