Alfattaah, Muhammad Sultan Alim (2026) Peran Penyuluh Agama dalam meningkatkan Literasi Keagamaan Masyarakat Islam : Penelitian di Kantor Urusan Agama Kecamatan Arcamanik. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (73kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (28kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME)
LEMBAR PLAGIARISME.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (39kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (699kB) |
Abstract
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan arus digital telah memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi keagamaan. Namun, kondisi tersebut juga memunculkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu valid sehingga pemahaman keagamaan masyarakat cenderung parsial dan diterima tanpa proses verifikasi. Situasi ini menunjukkan pentingnya peran penyuluh agama dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat agar mampu memahami, mengamalkan, dan menyikapi ajaran agama secara komprehensif, kontekstual, dan aplikatif. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi peran penyuluh agama dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat Islam di Kecamatan Arcamanik, mengidentifikasi program dan kegiatan yang dilaksanakan, serta menganalisis strategi yang diterapkan penyuluh agama dalam mendukung peningkatan literasi keagamaan masyarakat. Penelitian menggunakan teori peran sebagai kerangka utama untuk menganalisis fungsi penyuluh agama sebagai edukator, informator, konsultan, serta advokator atau motivator dalam masyarakat. Selain itu, konsep literasi keagamaan digunakan untuk memahami peningkatan kemampuan masyarakat pada aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan fenomena yang ada dengan paradigma konstruktivisme sosial. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan penyuluh agama dan pihak terkait, observasi partisipatif terhadap kegiatan penyuluhan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama di Kecamatan Arcamanik telah melaksanakan peran edukatif, informatif, konsultatif, dan advokatif secara efektif melalui berbagai program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi keagamaan masyarakat mengalami peningkatan pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Meskipun demikian, pelaksanaan penyuluhan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, penjadwalan kegiatan, dan kesenjangan literasi digital jamaah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran penyuluh agama berkontribusi penting dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat, sehingga diperlukan penguatan sinergi antarlembaga, pengembangan program yang lebih inklusif, serta optimalisasi strategi dakwah berbasis digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyuluh Agama; Literasi Keagamaan; Bimbingan Keagamaan; Majelis Ta'lim; Dakwah Digital; |
| Subjects: | Educational Institutions, Schools and Their Activities > Student Guidance and Counseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Muhammad Sultan Alim Alfattaah |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:50 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:50 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



