Derawanti, Salsa Prilivia (2026) Penerapan model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (23kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (22kB) | Preview |
|
|
Text (PLAGIARISM)
PLAGIASI_.pdf Download (190kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (578kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III_.pdf Restricted to Registered users only Download (502kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (996kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka_.pdf Restricted to Registered users only Download (201kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
lampiran_.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV dalam pembelajaran IPAS di SDN Dahniar masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari hasil studi pendahuluan yang menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 51,67 dengan tingkat ketidaktuntasan belajar mencapai 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS dengan menerapkan model Meaningful Instructional Design (MID) dan Direct Instruction, mengetahui gambaran proses pembelajaran, serta mengetahui rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas kelas IV-A sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model Meaningful Instructional Design (MID) dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol yang menerapkan model Direct Instruction. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis berupa enam soal uraian berdasarkan indikator Facione, serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran pada kelas eksperimen menggunakan model MID berlangsung dengan sangat baik. Aktivitas guru memperoleh rata-rata sebesar 88,15 dengan kategori Baik Sekali, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari rata-rata 76,12 pada pertemuan pertama menjadi 90,25 pada pertemuan keempat. Pada kelas kontrol, aktivitas guru memperoleh rata-rata sebesar 88,12 dengan kategori Baik Sekali, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 80,64 menjadi 89,43. Hasil kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 21,08 pada pretest menjadi 71,84 pada posttest dengan N-Gain sebesar 0,64 yang termasuk kategori sedang. Sementara itu, kelas kontrol meningkat dari 23,16 pada pretest menjadi 56,48 pada posttest dengan N-Gain sebesar 0,43 yang termasuk kategori sedang. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test terhadap data N-Gain memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas yang menerapkan model Meaningful Instructional Design (MID) lebih baik dibandingkan dengan kelas yang menerapkan model Direct Instruction.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Model Meaningful Instructional Design (MID); Berpikir Kritis; IPAS; Sekolah Dasar |
| Subjects: | Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Salsa Prilivia Derawanti |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 08:14 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 04:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



