Makna religius pada tradisi hajat laut di pantai Pangandaran: Studi deskriptif analisis pada tradisi lokal Desa Pananjung, Kab. Pangandaran

Afidah, Nur (2026) Makna religius pada tradisi hajat laut di pantai Pangandaran: Studi deskriptif analisis pada tradisi lokal Desa Pananjung, Kab. Pangandaran. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SURAT BEBAS CEK PLAGIARISME)
1221020053 Nur afidah - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (341kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA: Tradisi Hajat Laut merupakan salah satu warisan budaya masyarakat pesisir yang hingga saat ini masih dilestarikan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari hasil laut sekaligus sebagai doa dan harapan agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas melaut. Di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola kehidupan masyarakat, tradisi ini tetap dipertahankan karena tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mengandung nilai-nilai religius, sosial, dan simbolik yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Tradisi Hajat Laut serta menganalisis makna religius yang terkandung di dalamnya berdasarkan perspektif tokoh adat, tokoh budaya, dan masyarakat setempat. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara praktik budaya lokal dengan nilai-nilai keagamaan yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, dan pendekatan antropologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, tokoh budaya, nelayan, serta masyarakat Desa Pananjung yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Tradisi Hajat Laut. Teori ini menakan teori interpretatif Clifford Geertz dengan analisis data dilakukan menggunakan konsep thin description dan thick description yang dikemukakan oleh Clifford Geertz. Melalui konsep thin description, penelitian mendeskripsikan berbagai rangkaian kegiatan ritual sebagaimana tampak secara lahiriah, sedangkan melalui thick description, penelitian mengungkap makna-makna simbolik, religius, dan sosial yang melatarbelakangi setiap prosesi dalam tradisi tersebut. Pendekatan ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai makna religius yang hidup di balik praktik budaya masyarakat serta menjelaskan keterkaitan antara simbol, keyakinan, dan tindakan sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Tradisi Hajat Laut di Pantai Pangandaran terdiri atas berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, doa bersama, arak-arakan, pelarungan sesaji ke laut, hingga kegiatan hiburan rakyat. Berdasarkan konsep thin description, tradisi ini tampak sebagai sebuah ritual budaya yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Namun, melalui pendekatan thick description, ditemukan bahwa setiap tahapan ritual memiliki makna religius yang mendalam, yaitu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas nikmat rezeki yang diberikan melalui hasil laut, permohonan keselamatan dan perlindungan bagi para nelayan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya leluhur. Selain itu, tradisi ini juga menjadi media pewarisan nilai-nilai keagamaan, gotong royong, dan kebersamaan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: Nur Afidah
Date Deposited: 21 Sep 2026 02:24
Last Modified: 22 Sep 2026 04:04
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142636

Actions (login required)

View Item View Item