Mu'miniin, Muhammad Miilaad Sullamut Taufiiqi Lil (2026) Penerapan model Problem Posing untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa SD/MI. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (448kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (92kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_SK LULUS PLAGIASI Muhammad Miilaad.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (69kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (269kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (367kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAK)
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Kemampuan pemahaman matematis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika. Hasil studi pendahuluan di kelas V SDN Jatihurip menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa masih rendah dengan rata-rata nilai 46,70, di mana 18 dari 29 siswa berada pada kategori kurang. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan model Problem Posing sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran matematika, kemampuan pemahaman matematis menggunakan Problem Posing, proses pembelajaran matematika, kemampuan pemahaman matematis menggunakan Direct Instruction, dan mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang menggunakan Problem Posing lebih baik daripada siswa yang menggunakan Direct Instruction. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SDN Jatihurip Kabupaten Sumedang. Sampel penelitian terdiri atas kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran menggunakan model Problem Posing dan Direct Instruction terlaksana dengan kategori sangat baik. Rata-rata aktivitas guru dan siswa pada kelas Problem Posing masing-masing sebesar 95% dan 84,58%, sedangkan pada kelas Direct Instruction sebesar 96% dan 87%. Kemampuan pemahaman matematis siswa pada kelas Problem Posing mengalami peningkatan dengan rata-rata N-Gain 0,42 (kategori sedang), sedangkan pada kelas Direct Instruction sebesar 0,19 (kategori rendah). Hasil Independent Sample t-test menunjukkan nilai Sig. (one-tailed) sebesar 0,0005 < 0,05uji satu pihak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Posing lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa dibandingkan model pembelajaran Direct Instruction.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Problem Posing; Direct Instruction; pembelajaran; matematika; siswa |
| Subjects: | Educational Institutions, Schools and Their Activities > Teaching Elementary Education > Elementary Education in Indonesia Mathematics > Research Methods of Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Muhammad Miilaad Sullamut Taufiiqi Lil Mu'Miniin |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 07:34 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 07:34 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



