Shafira, Azria (2026) Makna ikhlas dalam pemulihan trauma kepercayaan pada perempuan penyintas perselingkuhan: Studi deskriptif di Pengadilan Agama Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover Azria.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak Azria.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
1221040019 Azria Shafira Sri Ardianti - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme (1).pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi Azria.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I Pendahuluan.pdf Download (358kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab II Tinjauan Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab III Metodelogi Penelitian.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab IV Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Registered users only Download (512kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab V Kesimpulan dan Saran.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka .pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampran .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perselingkuhan merupakan salah satu bentuk pengkhianatan dalam hubungan pernikahan yang dapat menimbulkan trauma psikologis, hilangnya kepercayaan, serta kesulitan penyintas dalam membangun kembali hubungan interpersonal. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana penyintas memaknai ikhlas, bagaimana proses terbentuknya sikap ikhlas, dan bagaimana pengalaman penyintas dalam memulihkan kepercayaan melalui sikap ikhlas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna ikhlas, memahami proses terbentuknya sikap ikhlas, serta menganalisis pengalaman penyintas dalam proses pemulihan trauma kepercayaan melalui sikap ikhlas. Kerangka berpikir penelitian didasarkan pada Betrayal Trauma Theory dari Jennifer Freyd sebagai grand theory untuk menjelaskan trauma akibat pengkhianatan, Forgiveness Theory dari Robert Enright sebagai middle theory yang menjelaskan proses pemulihan psikologis melalui pemaafan, serta Teori Ikhlas menurut Imam Al-Ghazali sebagai applied theory yang menjelaskan ikhlas sebagai mekanisme spiritual dalam membantu penyintas mencapai penerimaan diri, ketenangan batin, dan membangun kembali kepercayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Informan penelitian merupakan penyintas perselingkuhan yang menjadi pihak dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Bandung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interpretatif untuk memahami pengalaman hidup para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikhlas dimaknai sebagai proses menerima ketetapan Allah Swt., melepaskan emosi negatif, serta memandang pengalaman perselingkuhan sebagai pembelajaran hidup. Proses terbentuknya sikap ikhlas berlangsung secara bertahap melalui fase penolakan, pengelolaan emosi, penguatan spiritual, hingga mencapai penerimaan. Sikap ikhlas berperan dalam membantu penyintas memperoleh ketenangan batin, mengurangi beban emosional, serta membangun kembali kepercayaan terhadap diri sendiri maupun dalam hubungan interpersonal. Dengan demikian, ikhlas menjadi salah satu mekanisme spiritual yang mendukung proses pemulihan trauma kepercayaan pada penyintas perselingkuhan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikhlas; Trauma Perselingkuhan; Pemulihan Kepercayaan; Penyintas Perselingkuhan |
| Subjects: | Applied Psychology > Counseling and Interviewing |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Azria Shafira Sri Ardianti |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 02:02 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:02 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



