Rafiq, Muhamad Chaedar (2025) Hadits dan konsep masyarakat madani: Studi komparatif prinsip-prinsip kemasyarakatan dalam hadits dengan model Governance Kontemporer. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (370kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (952kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (50kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (246kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji secara komparatif prinsip-prinsip kemasyarakatan yang terkandung dalam hadits dengan model governance kontemporer dalam konteks pembentukan masyarakat madani. Masyarakat madani (civil society) yang berakar dari tradisi Islam klasik memiliki relevansi yang signifikan dengan konsep-konsep tata kelola pemerintahan modern seperti good governance, demokrasi, dan partisipasi publik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan antara prinsip-prinsip kemasyarakatan dalam hadits dengan model governance kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadits mengandung nilai-nilai yang selaras dengan prinsip-prinsip governance modern, antara lain: transparansi (amanah), akuntabilitas (tabayyun), partisipasi (syura), penegakan hukum (adl), dan pemberdayaan masyarakat (takaful ijtima'i). Prinsip-prinsip ini memiliki kesamaan mendasar dengan konsep-konsep dalam good governance seperti transparency, accountability, participation, rule of law, dan empowerment. Namun demikian, terdapat perbedaan perspektif dalam hal sumber otoritas, di mana hadits menekankan otoritas ilahi sebagai landasan utama, sementara model governance kontemporer lebih mengedepankan kesepakatan sosial dan konstitusi sebagai basis legitimasi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana tradisi Islam dapat memperkaya diskursus tentang tata kelola pemerintahan yang baik dan pembentukan masyarakat yang berkeadilan. Implikasi teoretis dari penelitian ini adalah pengembangan model governance yang integratif antara nilai-nilai tradisional dan modern, sedangkan implikasi praktisnya adalah pengembangan strategi implementasi masyarakat madani yang sesuai dengan konteks sosial-politik Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim yang menganut sistem demokrasi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hadits; masyarakat madani; governance; civil society; good governance; prinsip kemasyarakatan; demokrasi Islam; tata kelola pemerintahan |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Cerita-cerita Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Muhamad Chaedar Rafiq |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 02:45 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 02:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142994 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



