Jahra, Nisrina Rai (2026) Konsep keadilan dalam poligami: Kajian Hermeneutika Fazlur Rahman terhadap QS. An-Nisa ayat 3 dan ayat 129. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover (1).pdf Download (190kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Restricted to Repository staff only Download (131kB) |
||
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
1221030143 Nisrina Rai Jahra - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf Download (94kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf Download (370kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (414kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (165kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) |
||
|
Text (BAB V)
8_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
Abstract
Skripsi ini mengkaji konsep keadilan dalam poligami sebagaimana termaktub dalam Qs. An-Nisa ayat 3 dan ayat 129 melalui pendekatan hermeneutika double movement Fazlur Rahman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya pemahaman tekstual dan parsial terhadap kebolehan poligami di masyarakat, yang cenderung menempatkan syarat keadilan hanya sebagai anjuran administratif, bukan sebagai syarat moral yang bersifat mutlak dan menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna keadilan dalam kedua ayat tersebut menurut hermeneutika Fazlur Rahman, serta mengkaji relevansi konsep keadilan dalam poligami terhadap kehidupan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan teknik analisis deskriptif-analitis berdasarkan kerangka double movement Fazlur Rahman, yaitu gerakan dari masa kini menuju konteks turunnya ayat (asbāb al-nuzūl), kemudian menarik prinsip moral universal dari konteks tersebut untuk diaktualisasikan pada masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qs. An-Nisa ayat 3 bukan merupakan anjuran maupun promosi poligami, melainkan solusi kontekstual yang lahir dari kondisi sosial pasca Perang Uhud untuk melindungi perempuan dan anak yatim, dengan mengandung tiga nilai moral universal, yaitu perlindungan terhadap kaum lemah, keadilan sebagai syarat mutlak yang bersifat substantif, dan pembatasan terhadap praktik yang berpotensi menzalimi pihak lain. Adapun Qs. An-Nisa ayat 129 menegaskan keterbatasan manusia dalam mewujudkan keadilan batin secara sempurna, sehingga menuntut pengakuan atas keterbatasan tersebut, pencegahan kezaliman, dan upaya islah sebagai standar moral minimum. Kedua ayat ini menunjukkan bahwa keadilan yang disyaratkan Al-Qur'an dalam poligami bersifat menyeluruh, mencakup aspek material maupun psikologis, sehingga poligami hanya dapat dibenarkan secara kondisional. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep keadilan tersebut memiliki relevansi yang kuat terhadap kehidupan kontemporer, khususnya dalam kaitannya dengan maqāṣid al-syarī'ah, hukum keluarga Islam di Indonesia, perlindungan hak perempuan, ekonomi keluarga, dan psikologi keluarga. Dengan demikian, hermeneutika Fazlur Rahman memberikan kerangka yang relevan untuk memahami poligami secara lebih humanis, kontekstual, dan berorientasi pada keadilan substantif dalam kehidupan masyarakat Muslim masa kini.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keadilan; Poligami; Hermeneutika |
| Subjects: | God > Justice and Goodness Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nisrina Rai Jahra |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 04:58 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 07:19 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143218 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




