Sya'baniyah, Wanda Jawhariyah (2026) Validitas metodologis tafsir Nuzuli atas ayat-ayat pewahyuan: Analisis At-Tafsir Al-Hadis karya Muhammad Izzah Darwazah. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (266kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (326kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
SURAT PLAGIASI Wanda Jawhariyah Sya’baniyah.pdf Download (537kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (194kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (462kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (712kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (934kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan legitimasi kronologi pewahyuan yang menjadi dasar tafsir nuzūlī serta ketidakmerataan kekuatan riwayat yang menopang penempatan ayat dalam at-tafsir al-hadīṡ karya Muhammad Izzah Darwazah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konstruksi dan karakteristik metode tafsir nuzūlī Darwazah, menganalisis pengaruh urutan kronologis terhadap pemahaman ayat-ayat pewahyuan, serta menilai validitas metodologisnya berdasarkan perspektif ulum al-Qur’an dan tafsir kontemporer. Kerangka berpikir penelitian ini dibangun atas asumsi bahwa kronologi wahyu memiliki nilai epistemik dalam mengungkap perkembangan dakwah Nabi, tetapi keabsahan pemaknaan yang dihasilkannya ditentukan oleh kekuatan riwayat asbab an-nuzul, konsistensi klasifikasi makki-madani, koherensi tahapan dakwah, dan kesesuaiannya dengan konsep tanazzulat al-wahyi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis dan metode analisis isi. Sumber utama penelitian ini adalah at-tafsir al- hadīṡ, sedangkan data pendukung diperoleh dari literatur ulum al-Qur’an, hadis, sirah nabawiyah, dan kajian tafsir kontemporer. Analisis difokuskan pada delapan unit ayat pewahyuan, yaitu Q S al-‘Alaq [96]: 1–5, al-Muzzammil [73]: 1–10, al-Muddassir [74]: 1–7, al-Ḍuḥā [93]: 1–5, An-Najm [53]: 3–5, al-Furqān [25]: 32, al-Isrā’ [17]: 106, dan al-Naṣr [110]: 1–3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Darwazah mengintegrasikan riwayat, konteks ayat, klasifikasi makki–madani, tahapan dakwah, dan sirah nabawiyah sehingga menghasilkan pembacaan Al-Qur’an yang diakronik dan naratif-biografis. Namun, validitas metode tersebut menunjukkan gradasi yang berbeda: QS al-‘Alaq dan an-Naṣr tergolong valid– ṡabit; QS al-Muzzammil, al-Muddassirr, dan ad-Ḍuḥa tergolong valid–ijtihadi; sedangkan QS an-Najm, al-Furqān [25]: 32, dan al-Isrā’ [17]: 106 tergolong tentatif-ijtihadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir nuzūlī Darwazah memiliki landasan teoretis yang sah dan koherensi naratif yang kuat, tetapi tingkat kepastian historisnya tidak seragam. Oleh karena itu, metode tersebut lebih tepat ditempatkan sebagai pendekatan yang melengkapi tartīb muṣḥafī, bukan menggantikannya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ayat-Ayat Pewahyuan; Izzah Darwazah; Metodologis; Tafsir Nuzūlī; Validitas |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yabqiah Rahmi |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 08:25 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 08:28 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143228 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




