Salsabila, Kaisya (2026) Nilai-nilai moderasi dalam talaq perspektif Wahbah Az-Zuhaili dalam tafsir Al-munir. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (194kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_Keterangan bebas plagiarism.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (381kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (531kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (562kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji nilai-nilai moderasi dalam ayat-ayat talak menurut penafsiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya angka perceraian di Indonesia serta kecenderungan pemahaman ekstrem dalam menafsirkan ayat-ayat talak, baik yang bersifat tekstual-kaku maupun liberal-permisif. Penelitian ini menggunakan kerangka teori wasathiyah dengan prinsip-prinsip tawazun, i'tidal, tasamuh, musawah, dan syura/ishlah, serta dipadukan dengan pendekatan maqāṣid al syarī'ah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis library research, menggunakan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data, dan dianalisis dengan metode content analysis serta model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Wahbah az-Zuhaili terhadap QS. al-Baqarah [2]: 228–232, 236–237, 241 dan QS. at-Talaq [65]: 1–7 secara konsisten merefleksikan nilai-nilai moderasi. Nilai tawazun tercermin dalam keseimbangan otoritas suami dan perlindungan istri, i'tidal dalam keadilan ekonomi pasca talaq, tasamuh dalam anti kezaliman terhadap pihak lemah, musawah dalam kesetaraan martabat, serta syura dan ishlah dalam orientasi kemaslahatan keluarga. Nilai-nilai moderasi ini terbukti menjadi instrumen konkret dalam mewujudkan maqāṣid al-syarī'ah, khususnya hifẓ al-nafs, hifẓ al-'aql, hifẓ al-nasl, dan hifẓ al māl. Kesimpulannya, Wahbah Az-Zuhaili merupakan mufasir moderat (wasathi) yang berhasil mengintegrasikan dimensi normatif, rasional, dan humanistik, sehingga menjadikan Tafsir al-Munir sebagai rujukan utama dalam studi fikih keluarga yang moderat dan kontekstual di era kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wasathiyah; Talak; Tafsir al-Munir; Wahbah az-Zuhaili; Maqasid al-Syari'ah; |
| Subjects: | Islam Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | kaisya salsabila Salsabila |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 08:52 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 08:52 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




