Ibrahim, Muhamad Ferry Maulana (2026) Implementasi surat keputusan direktur jenderal bimbingan masyarakat islam no 172 tahun 2022 di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (62kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (76kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
3_ SKbebasplagiarisme.pdf Download (183kB) | Preview |
|
|
Text
3_daftarisi.pdf Download (84kB) | Preview |
|
|
Text
4_bab1.pdf Download (313kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) | Request a copy |
||
|
Text
6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (28kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Perkawinan dalam Islam merupakan ikatan lahir dan batin yang bertujuan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan raḥmah. Tingginya angka perceraian di Indonesia menunjukkan masih rendahnya kesiapan pasangan dalam membangun rumah tangga. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 172 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin sebagai pedoman pelaksanaan bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi SK Dirjen Bimas Islam Nomor 172 Tahun 2022 di KUA Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan bimbingan perkawinan, serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian hukum keluarga Islam, khususnya terkait pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Selain itu, digunakan pula teori keluarga sakinah sebagai landasan untuk menganalisis tujuan bimbingan perkawinan dalam membentuk keluarga yang harmonis, tenteram, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis empiris. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Sumber data primer berasal dari Kepala KUA, penghulu, fasilitator, dan peserta bimbingan perkawinan, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, serta jurnal yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi telah terlaksana, namun belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan SK Dirjen Bimas Islam Nomor 172 Tahun 2022, terutama terkait durasi pelaksanaan dan penyampaian materi. Faktor pendukung meliputi adanya regulasi dan dukungan kelembagaan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan waktu, dan rendahnya kesadaran peserta terhadap pentingnya bimbingan perkawinan pranikah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi Kebijakan; Bimbingan Perkawinan Pranikah; Keluarga Sakinah; Kantor Urusan Agama |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam Private Law > Domestic Relations, Family Law, Marriage |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | Muhamad Ferry Maulana Ibrahim |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 04:32 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:38 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




