Repository Institusi

fenomena kerusakan lingkungan dan relevansi konsep khalifah dalam Al-Qur'an: Analisis hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd

Pratama, Galuh Fajar (2026) fenomena kerusakan lingkungan dan relevansi konsep khalifah dalam Al-Qur'an: Analisis hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ ABSTRAK.pdf

Download (232kB) | Preview
[img] Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
1221030069 Galuh Fajar Pratama - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf

Download (227kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (415kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh eskalasi fenomena kerusakan lingkungan yang ditandai oleh perubahan iklim, kerusakan ekosistem, deforestasi, gangguan ketersediaan air, serta berbagai bentuk pencemaran akibat aktivitas destruktif manusia yang diperparah oleh dominasi antroposentris atas konsep khalīfah. Oleh karena itu, rekonstruksi makna khalīfah menjadi urgensi nyata agar agama adaptif terhadap krisis ekologis kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep khalīfah melalui hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd, sekaligus memetakan relevansi etisnya dalam merespons fenomena kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metodologi hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd dalam memahami ayat-ayat khalīfah, merumuskan konsep khalīfah dalam Al-Qur'an menurut hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd, serta menganalisis relevansi konsep khalīfah terhadap fenomena kerusakan lingkungan. Tujuan tersebut diarahkan untuk memperoleh pemahaman terhadap makna konsep khalīfah sekaligus menemukan signifikansi kontemporernya sebagai landasan etis-spiritual dalam merespons persoalan ekologis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian berupa korpus ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan konsep khalīfah serta literatur yang relevan dengan objek penelitian. Analisis dilakukan menggunakan hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd melalui dialektika al-dalālah dan al-maghzā. Hasil penelitian menunjukkan konsep khalīfah terumuskan melalui ayat-ayat akar kata kha-la-fa yang menggeser makna suksesi-otoritas menjadi mandat etis-ekologis berdasarkan sembilan prinsip: al-Mas'ūliyyah (tanggung jawab kosmis), al-'Adālah (keadilan antargenerasi), al-Istimrār (keberlanjutan), al-Amānah (akuntabilitas sementara), al-Mīzān (keseimbangan ekosistem), al-Istibdāl (kedudukan tidak mutlak), al-Tadbīr (pengelolaan bertanggung jawab), al-Iṣlāḥ (pemulihan kerusakan), dan al-Tanawwu' (keanekaragaman ciptaan). Dalam konteks kerusakan lingkungan, tindakan destruktif manusia merupakan kausalitas yang melahirkan konsekuensi kerusakan ruang hidup. Dengan demikian, konsep khalīfah menegaskan pergeseran paradigma dari antroposentrisme menuju teosentrisme ekologis demi menjaga keseimbangan relasi Tuhan, manusia, dan alam.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kerusakan Lingkungan; Khalīfah; Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd; Al-Dalālah; Al-Maghzā
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Galuh Fajar Pratama
Date Deposited: 05 Oct 2026 08:10
Last Modified: 07 Oct 2026 02:58
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143717

Actions (login required)

View Item View Item