Al Rosyid, Imam Ahmad Harun (2024) Tanah petani Urutsewu Kebumen,konflik Agraria tahun 2011. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (122kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (164kB) |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
surat pernyataan.pdf Download (251kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (129kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (371kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (753kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (131kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Urutsewu adalah sebuah wilayah (eks) karesidenan Bagelen. Nama Urutsewu berasal dari keunikan rumah-rumah warga yang berjajar menghadap ke Selatan. Dalam perkembangannya nama Urutsewu di gunakan kembali untuk membangun kesadaran kolektif terhadap kasus pertanahan yang menjerat Masyarakat wilayah pesisir Selatan Kebumen yang terdiri dari 15 desa di tiga kecamatan. Kasus pertanahan yang terjadi di Urutsewu sendiri menyeret berbagai pihak yana antaranya adalah TNI dan petani. Selain itu pemerintah sebagai pemangku kekuasaan kebijakan turut di sorot serta investor-investor yang masuk dan memperkeruh suasana. Penelitian dengan judul “Tanah Petani Urutsewu Kebumen, Konflik Agraria Tahun 2011”, memiliki rumusan masalah Sejarah Lahan Di Urutsewu Kebumen dan Konflik Petani Di Urutsewu Kebumen khususnya tahun 2011. Tujuan daripada penelitian ini Adalah untuk mengetahui riwayat lahan di urutsewu Kebumen dan untuk mengetahui bagaimana konflik petani di Urutsewu Kebumen. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Sejarah yang memiliki tahapan yaitu, Heuristik, Kritik, Interpretasi, Dan Historiografi. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis diantaranya Adalah wawancara, studi kepustakaan, dan studi dokumentasi. Adapun sumber-sumber primer didapatkan dari wawancara tokoh yang menjadi pelaku Sejarah konflik di Urutsewu Kebumen dan arsip-arsip pertanahan yang ada di wilayah Urutsewu Kebumen. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan, yang pertama, riwayat lahan di Urutsewu Kebumen menunjukkan adanya perubahan penguasaan dan pemanfaatan lahan dari masa ke masa yang kemudian menjadi salah satu latar belakang munculnya konflik agraria. Yang kedua, konflik petani di Urutsewu Kebumen pada tahun 2011 melibatkan masyarakat, TNI AD, dan PT Mitra Niagatama Cemerlang (PT MNC) dalam kepentingan penguasaan dan pemanfaatan lahan Urutsewu. Konflik mengalami eskalasi dan berpuncak pada peristiwa 16 April 2011 antara masyarakat dan TNI AD. Peristiwa tersebut menjadi titik balik dalam perkembangan konflik Urutsewu dan membuka babak konflik selanjutnya terkait penguasaan dan pemanfaatan lahan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sejarah Agraria; Konflik Agraria; Urutsewu; Petani; TNI; Tambang Pasir |
| Subjects: | History of Southeast Asia > History of Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Imam Ahmad Harun Al Rosyid |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 06:51 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 07:36 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143877 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




