Yanti, Irma (2026) Penafsiran ayat-ayat Tuma'ninah dalam al-Qur'an melalui pendekatan semantik dan psikologi. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (ABSRAK)
ABSTRAK.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARIZM)
Plagiasi Irma Yanti.pdf Download (560kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Irma Yanti_2230070017_IAT_Pasca-17-19 (1).pdf Download (293kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (466kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (545kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (889kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
Abstract
Krisis kesehatan mental global terus meningkat, dimana lebih dari satu miliar penduduk dunia hidup dengan gangguan kecemasan dan depresi, termasuk hampir 10% anak Indonesia menurut data Kemenkes 2026, sementara pendekatan biomedis-sekuler kerap belum menjangkau dimensi spiritual kegelisahan manusia. Al-Qur’an menyimpan kosakata psikologis yang belum tergali optimal, salah satunya kata ṭuma’nīnah. Kajian terdahulu atas kata ini umumnya bersifat tematik-tafsiri, terbatas pada perspektif fikih shalat, atau membaurkannya dengan sakīnah, sehingga belum ada analisis semantik secara utuh yang diintegrasikan dengan kerangka psikologi. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna semantik ṭuma’nīnah dan derivasinya, menganalisis korelasinya dengan psikologi Islam dan psikologi positif, serta merumuskan perbedaan konsep ketenangan jiwa Barat dan Islam beserta relevansinya bagi kesehatan mental kontemporer. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, menggunakan metode semantik Izutsu sebagai kerangka linguistik, dipadukan dengan konsep nafs Imam Imam Al-Ghazali (1111 M) serta enam dimensi Psychological Well-Being Ryff sebagai alat interpretasi psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dasar ṭuma’nīnah adalah ketenangan, atau kestabilan yang muncul setelah redanya kegelisahan, sedangkan makna relasionalnya adalah kondisi batin menetap yang lahir dari dzikrullah dan iman. Analisis diakronik memperlihatkan pergeseran makna dari konkret-material menuju spiritual, lalu bercabang menjadi istilah teknis fikih dan tasawuf. Konsep ini berkorespondensi kuat dengan an-nafs al-muṭma'innah Imam Imam Al-Ghazali (1111 M), serta berkorelasi kuat dengan tiga dimensi PWB Ryff yang bersifat intrapersonal (purpose in life, self-acceptance, autonomy). Ketiga kerangka menunjukkan konvergensi paralel-konseptual, bukan kesetaraan ontologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ṭuma’nīnah dapat dirumuskan sebagai konstruk interdisipliner holistik yang menjembatani bahasa, psikologi Islam, dan psikologi positif, serta berkontribusi sebagai landasan konseptual bagi konselor Islam, pendidik Al-Qur’ān, dan peneliti kesehatan mental berbasis spiritualitas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ṭuma’nīnah, Semantik Izutsu, Psikologi Positif, An-Nafs Al-muṭma'innah, Psychological Well-Being |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu-ilmu Al-Qur'an Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Kumpulan Ayat-ayat dan Surat-surat Tertentu dalam Al-Qur'an Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Kandungan Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Irma Yanti Irma |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 09:19 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 09:19 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144036 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




