Sarah, Farhah Siti (2026) Strategi pemberdayaan santri di pondok pesantren Sukamiskin kota Bandung tahun (1993-2022). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (165kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (508kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (193kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (385kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (966kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (631kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (115kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
Abstract
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya berperan dalam transmisi ilmu keagamaan, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan pemberdayaan masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, pesantren dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan sosial, ekonomi, dan pendidikan tanpa meninggalkan identitas serta tradisi keislamannya. Pondok Pesantren Sukamiskin Kota Bandung sebagai salah satu pesantren tertua di Kota Bandung terus mengembangkan berbagai strategi pemberdayaan santri sejak dibangkitkan kembali pada tahun 1993. Berbagai program yang di laksanakan menunjukkan upaya pesantren dalam mencetak santri yang religius, mandiri, dan mampu menghadapi tantangangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, mengetahui perkembangan Pondok Pesantren Sukamiskin Kota Bandung pada tahun 1993–2022. Kedua, memahami strategi pemberdayaan santri yang diterapkan di Pondok Pesantren Sukamiskin. Ketiga, menganalisis dampak dari strategi pemberdayaan tersebut terhadap perkembangan santri dan pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan melalui penulusuran arsip pesantren, dokumen resmi, wawancara dengan pengasuh, pengurus, alumni, dan santri Pondok Pesantren Sukamiskin, serta berbagai sumber tertulis seperti buku,skripsi, dan jurnal ilmiah yang relavan dengan kajian penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dapat diketahui bahwa Pondok Pesantren Sukamiskin mengalami perkembangan yang cukup signifikan sejak dibangkitkan kembali pada tahun 1993. Perkembangan tersebut ditandai dengan pembaruan sistem pendidikan, penguatan kelembagaan, dan pengembangan program pembinaan santri. Strategi pemberdayaan santri dilakukan melalui bidang spiritual dan keagamaan, pembentukan karakter dan kedisiplinan, pengembangan organisasi, peningkatan keterampilan, serta pemberdayaan ekonomi. Melalui berbagai strategi tersebut, Pondok Pesantren Sukamiskin berhasil membentuk santri yang memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, kemampuan kepemimpinan, kemandirian, serta keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, Pondok Pesantren Sukamiskin tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter dan modernisasi sosial yang mampu menjawab tantangan zaman.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi Pemberdayaan; Santri; Pondok Pesantren Sukamiskin; Sejarah Pesantren; Modernisasi Sosial; |
| Subjects: | Education and Research of History |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Farhah Siti Sarah |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 08:43 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 08:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144136 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




