Repository Institusi

Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Tindak Pidana penipuan Bahan Bakar Minyak di kabupaten Pangandaran dalam putusan No.45/2025/Pid.Sus/PN.Cms

Amelia, Davina and Faizal, Enceng Arif and Royani, Muhamad Yayan (2026) Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Tindak Pidana penipuan Bahan Bakar Minyak di kabupaten Pangandaran dalam putusan No.45/2025/Pid.Sus/PN.Cms. Jurnal hukum Islam, ٢٨ (٢). ١٦٨-١٧٤. ISSN P-ISSN : 2722-9149

[img]
Preview
Text
168-174+DAVINA+272 (1).pdf

Download (688kB) | Preview
Official URL: https://doi.org/10.51921/chk.m67f9p38

Abstract

ENGLISH: This research analyzes the crime of fuel oil (BBM) fraud in Pangandaran Regency under Ciamis District Court Decision Number 45/Pid.Sus/2025/PN Cms from the perspectives of Indonesian positive law and Islamic criminal jurisprudence (fiqh jinayah). Employing a qualitative-normative method with juridical content analysis, this paper examines the illicit mixing of 200 liters of Pertamax with 800 liters of low-grade condensed oil ('putihan') and chemical dye. The findings demonstrate that the judges convicted the defendants based on courtroom facts, confessions, expert witness testimonies, and Lemigas laboratory testing verifying sub-standard fuel quality. The conduct satisfied the elements of Article 54 of Law No. 22 of 2001 in conjunction with Article 55 paragraph (1) of the Criminal Code (joint perpetration/medeplegen). Under Islamic criminal jurisprudence, this unlawful act constitutes jarimah ta'zir encompassing elements of tadlis (deception), ghisy (fraudulent trade adulteration), and syirkah fi al-jarimah (criminal conspiracy). The proportionate penal sanctions imposed upon Defendant I (field operator) and Defendant II (intellectual mastermind) align with the Islamiclegal maxim of al-mubasyir wa al-mutasabbib and the objectives of Islamic law (maqashid alshari'ah) in safeguarding wealth (hifzh al-mal) and eliminating public harm (dar'ul mafasid). INDONESIA: Penelitian ini bertujuan mengkaji tindak pidana penipuan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Pangandaran dalam Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 45/Pid.Sus/2025/PN Cms berdasarkan hukum positif dan hukum pidana Islam (fiqh jinayah). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-normatif melalui metode analisis konten (content analysis) terhadap berkas putusan dan regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa majelis hakim memutus perkara berdasarkan fakta persidangan, pengakuan para terdakwa, kesaksian saksi ahli, dan laporan pengujian laboratorium yang membuktikan sampel BBM tidak memenuhi spesifikasi Keputusan Dirjen Migas. Perbuatan tersebut memenuhi delik Pasal 54 UU No. 22 Tahun 2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang penyertaan tindak pidana (medeplegen). Dalam perspektif fikih jinayah, tindak pidana ini diklasifikasikan sebagai jarimah ta'zir yang memuat unsur tadlis (penipuan mutu), ghisy (kecurangan transaksi dagang), dan syirkah fi al-jarimah (persekutuan kejahatan). Penjatuhan pidana penjara serta denda secara proporsional kepada Terdakwa I (pelaksana lapangan) dan Terdakwa II (aktor intelektual) selaras dengan kaidah almubasyir wa al-mutasabbib serta prinsip maqashid syariah dalam menjaga harta (hifzh al-mal) dan mencegah kemudaratan sosial-ekonomi (dar'ul mafasid).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hukum Pidana Islam
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Pidana Islam, Jinayat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Pidana Islam
Depositing User: Davina Amelia
Date Deposited: 19 Oct 2026 04:00
Last Modified: 19 Oct 2026 04:00
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144438

Actions (login required)

View Item View Item