Repository Institusi

Adaptasi Frater baru terhadap aturan kehidupan di Fermentum Major Seminary Cicendo kota Bandung

Chaerul Akbar, Muhammad Fahri (2026) Adaptasi Frater baru terhadap aturan kehidupan di Fermentum Major Seminary Cicendo kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER .pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
SKRIPSI FAHRI BAB1.pdf

Download (128kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
SKRIPSI FAHRI BAB2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[img] Text (BAB III)
SKRIPSI FAHRI BAB3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
SKRIPSI FAHRI BAB4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
SKRIPSI FAHRI BAB5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (159kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI FAHRI DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses adaptasi frater baru terhadap aturan kehidupan di Fermentum Major Seminary Cicendo Kota Bandung. Masa transisi dari seminari menengah menuju seminari tinggi merupakan periode kehidupan yang sarat dengan perubahan ritme hidup, kompleksitas aturan, serta keberagaman komunitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenjang formasi sebelumnya, sehingga adaptasi menjadi tahap krusial bagi keberlangsungan panggilan hidup calon imam. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi agama dengan metode kualitatif jenis penelitian lapangan (field research), data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan (empat frater tingkat satu, dua frater tingkat tiga, satu Rektor selaku formator), serta dokumentasi. Data dianalisis dengan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari Miles dan Huberman, berlandaskan teori penyesuaian diri Alexander A. Schneiders (faktor psikogenik-sosiopsikogenik; karakteristik penyesuaian diri yang baik: penerimaan realitas, internalisasi nilai-norma, hubungan sosial harmonis). Temuan penelitian menunjukkan tiga hal utama. Pertama, adaptasi frater baru berlangsung bertahap: diawali disekuilibrium (ambivalensi emosi, kerinduan keluarga), berlanjut pergulatan menghadapi aturan tersulit, hingga bermuara pada strategi personal menuju keselarasan baru. Kedua, adaptasi dipengaruhi faktor internal (motivasi, pengalaman belajar, kematangan emosional, konsep diri, sikap-nilai) dan faktor eksternal (keluarga, komunitas, pembinaan formator, dukungan kakak angkatan, norma komunitas) yang bekerja resiprokal. Ketiga, adaptasi dimaknai sebagai sarana internalisasi nilai dan pembentukan identitas religius, fondasi kelanjutan panggilan hidup frater baru menuju imamat. Temuan ini memperlihatkan kesesuaian data lapangan dengan teori Schneiders, karena adaptasi frater baru terbukti berlangsung sebagai penyesuaian diri yang menyeluruh.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Frater Baru; Penyesuaian Diri; Adaptasi; Fermentum Major Seminary; Identitas Religius
Subjects: Pastoral Theology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: M. Fahri Chaerul Akbar
Date Deposited: 02 Nov 2026 03:23
Last Modified: 02 Nov 2026 03:23
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144690

Actions (login required)

View Item View Item