Lukmanul Hakim, Maman (2026) Dialektika puritanisme Islam: Studi terhadap konstruksi epistemologis gerakan tajdid Muhammadiyah. Doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (SAMPUL)
SAMPUL DISERTASI.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK Br.pdf Download (300kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN LOLOS PLAGIASI)
Ket Lolos Plagiasi.pdf Download (117kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi...pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Br.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II Br.pdf Restricted to Registered users only Download (782kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III Br.pdf Restricted to Registered users only Download (605kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV Br.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V Br.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Br.pdf Restricted to Registered users only Download (150kB) |
Abstract
Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam reformis paling berpengaruh di Asia Tenggara sejak berdiri pada 1912. Meskipun demikian, transformasi epistemologis yang mendasari gerakan tajdidnya belum banyak dikaji secara genealogis dan lintas periode dalam satu kerangka analitis yang utuh. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi transformasi epistemologi tajdid Muhammadiyah pada tiga periode, yaitu periode awal (1912), masa Majelis Tarjih sejak 1927, dan periode pasca-Munas Tarjih 1995. Analisis difokuskan pada perubahan karakter epistemologis, restrukturisasi otoritas dan legitimasi pengetahuan keagamaan, pola kontinuitas dan ruptur epistemologis, hubungan perubahan institusional dengan konteks sosial-politik, serta kontribusinya terhadap pengembangan epistemologi Islam kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi sejarah intelektual dan analisis genealogis melalui studi kasus historis tunggal. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen primer Muhammadiyah dan wawancara mendalam dengan lebih dari dua puluh informan kunci. Analisis dilakukan menggunakan genealogi Foucauldian, analisis komparatif antarperiode, dan analisis intertekstual dengan memadukan konsep régime de vérité Foucault, tipologi bayānī–burhānī–ʿirfānī al-Jabiri, paradigma integratif-interkonektif Amin Abdullah, teori pergeseran paradigma Kuhn, dan teori rasionalisasi Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas epistemik Muhammadiyah berkembang dari pola karismatik-argumentatif pada periode Ahmad Dahlan menjadi kolegial-institusional melalui pembentukan Majelis Tarjih. Dominasi epistemologi bayānī yang berkembang pada fase tersebut kemudian diperluas untuk menjawab kompleksitas persoalan kontemporer. Transformasi pasca-Munas Tarjih 1995 bukan merupakan revolusi paradigma, melainkan fase prefigurasi institusional yang diformalkan pada Munas Tarjih 2000 melalui model epistemologi integratif bayānī–burhānī–ʿirfānī. Penelitian ini juga mengidentifikasi tiga mekanisme utama transformasi, yaitu efek standarisasi yang akumulatif, efek kapasitas yang berakumulasi, dan efek migrasi legitimasi, yang menjelaskan bahwa perubahan epistemologis Muhammadiyah berlangsung secara bertahap, sistematis, dan tetap mempertahankan koherensi normatif organisasi. Penelitian ini menghasilkan dua kontribusi teoretis. Pertama, konsep ruptur yang terkelola (managed rupture), yaitu perubahan metodologis yang signifikan tanpa mengubah fondasi normatif Al-Qur'an dan Sunnah. Kedua, model Epistemologi Tajdid Adaptif (ETA) yang menggambarkan konfigurasi epistemologis dengan fondasi normatif yang tetap kokoh sekaligus adaptif terhadap perubahan konteks. Model ini tidak hanya menjelaskan dinamika epistemologi Muhammadiyah secara lebih komprehensif, tetapi juga menawarkan kerangka analitis untuk mengkaji transformasi epistemologis organisasi Islam dan lembaga ijtihad kolektif dalam konteks yang lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Doktoral) |
|---|---|
| Additional Information: | Epistemologi Tajdid Adaptif; genealogi epistemologis; Majelis Tarjih Muhammadiyah; ruptur yang terkelola; tajdid |
| Uncontrolled Keywords: | Puritanisne; Tajdid; Majelis Tarjih; Raptur Terstruktur; Bayani; Burhani; Irfani; Muhammadiyah |
| Subjects: | Islam Islam > Philosophy and Theory of Islam |
| Divisions: | Pascasarjana Program Doktor > Program Studi, Studi Agama Agama > Konsentrasi Religious Studies |
| Depositing User: | MAMAN LUKMANUL HAKIM MAMAN LUKMANUL HAKIM |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 01:51 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 01:51 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




