Peran kepolisian dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika : Studi kasus di kecamatan Cicalengka kabupaten Bandung

Mulia, Nanjung Rahmanipa (2017) Peran kepolisian dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika : Studi kasus di kecamatan Cicalengka kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (487kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (438kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (594kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (415kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertitik tolak dari masih adanya perkembangan kejahatan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Keberadaan Kepolisian Cicalengka selaku lembaga/institusi yang memiliki otoritas dan juga wewenang, diharapkan agar mampu berperan lebih optimal dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepolisian sektor Cicalengka dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika dan kendala yang dihadapi oleh kepolisian sektor Cicalengka dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika. Kemudian, pengendalian sosial dari kepolisian sektor Cicalengka dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Jenis data yang dipakai adalah jenis data kualitatif verbal dalam pengumpulan datanya. Dalam mengumpulkan data dilakukan metode wawancara dalam artian mengumpulkan data diperoleh dengan cara dialog (tanya-jawab) dengan informan tentang permasalahan yang diteliti, informan yang diteliti berjumlah 7 orang terdiri dari aparat kepolisian sektor Cicalengka dan tokoh masyarakat Cicalengka. Selain itu, dilakukan metode observasi non partisipasi dalam artian peneliti melakukan pengamatan terhadap aktifitas atau kegiatan yang dilakukan oleh subyek yang diteliti dan diamati. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktur fungsional. Teori ini relevan digunakan dalam penelitian ini karena dalam teori ini terdapat empat fungsi yakni Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency (AGIL) yang menjadi elemen penting dalam rangka menjaga stabilitas serta eksistensi dari lembaga/institusi kepolisian dalam menjaga, melindungi, dan mengayomi masyarakat Cicalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepolisian sektor Cicalengka dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika dapat dikatakan berhasil dalam upaya pembinaan, upaya pencegahan, dan upaya penindakan yang berkoordinasi sinergi dengan polres. Kemudian, kendala yang dihadapi kepolisian sektor Cicalengka dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika adalah berupa belum adanya satuan narkoba, keterbatasan personil, dan kurangnya sarana-prasarana. Selanjutnya, pengendalian sosial dalam menanggulangi kejahatan penyalahgunaan narkotika dilakukan melalui pendekatan, pertama; desa sentuhan, kedua; desa pantauan, dan ketiga; desa binaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Peran; Kepolisian; Narkotika;
Subjects: Culture and Institutions > Police Institutions
Social Welfare, Problems and Services > Narcotics Problems
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Nanjung Rahmanipa Mulia
Date Deposited: 18 Jan 2021 01:01
Last Modified: 18 Jan 2021 01:01
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/36298

Actions (login required)

View Item View Item