Masyarakat sebagai otoritas baru keagamaan : Implementasi Latent Dirichlet Allocation pada pemodelan topik keagamaan dan politik Indonesia di Twitter

Khaswara, Fajar (2023) Masyarakat sebagai otoritas baru keagamaan : Implementasi Latent Dirichlet Allocation pada pemodelan topik keagamaan dan politik Indonesia di Twitter. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (Cover)
1_cover.pdf

Download (464kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
2_abstrak.pdf

Download (547kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
3_daftarisi.pdf

Download (578kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
4_bab1.pdf

Download (203kB) | Preview
[img] Text (Bab II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[img] Text (Bab III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (944kB)
[img] Text (Bab IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (663kB)
[img] Text (Bab V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (50kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan jumlah pengguna Twitter yang sangat besar, menunjukkan adanya antusiasme dan keterlibatan yang tinggi dalam platform media sosial ini. Seiring dengan bebasnya masyarakat dalam menggunakan media sosial seperti Twitter, fenomena baru muncul yaitu munculnya otoritas baru keagamaan yaitu masyarakat yang menggantikan otoritas lama seperti otoritas karismatik dan tradisional. Otoritas baru ini mempunyai peranan di internet yaitu memiliki opini masing-masing tanpa terikat otoritas lama baik dalam hal politik ataupun keagamaan. Melihat hal tersebut maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana otoritas baru keagamaan bekerja di Twitter. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Selain itu penelitian ini juga menggunakan proses text mining pada pengambilan datanya. Teknik text mining yang digunakan pada penelitian ini adalah pemodelan topik dengan menggunakan Latent Dirichlet Allocation. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat diskusi serta perdebatan di Twitter terkait dengan isu-isu politik dan keagamaan. Masyarakat sebagai otoritas baru secara perlahan menggantikan otoritas lama seperti agamawan dan politikus. Dalam konteks keagamaan, pembahasan tidak hanya terbatas pada otoritas tradisional seperti ulama, tetapi juga melibatkan masyarakat umum dengan pengaruh tokoh-tokoh berotoritas tradisional dan karismatik seperti agamawan dan tokoh politik. Namun, dalam isu keamanan negara, terorisme, radikalisme, dan kebangsaan, terlihat keterlibatan otoritas rasional-legal. Secara keseluruhan, teori otoritas Max Weber memberikan kerangka berpikir yang berguna untuk menganalisis isu-isu politik dan keagamaan. Perdebatan di media sosial juga menunjukkan adanya otoritas baru, yaitu publik, yang berusaha menggantikan otoritas lama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Otoritas; Pemodelan Topik; Twitter
Subjects: Data Processing, Computer Science
Religious Ethics
Political Process
Political Process > Political Parties
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: Fajar Khaswara
Date Deposited: 04 Jul 2023 07:48
Last Modified: 04 Jul 2023 07:48
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/69956

Actions (login required)

View Item View Item