Biografi pemikiran mohammad natsir (1929-1992)

Dzikri. M. M, Mohammad (2016) Biografi pemikiran mohammad natsir (1929-1992). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (284kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (455kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (933kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)

Abstract

Latar belakang penelitian dalam penelitian ini penulis melihat sosok Mohammad Natsir yang banyak menerohkan prestasi dalam dunia sejarah Indonesia, terutama dalam sejarah Politik, Pendidikan Islam dan Agama, prestasi ini terlihat dari seorang Mohammad Natsir yang banyak menulis karya-karya yang berbentuk buku atau artikel yang banyak dimuat diberbagai majalah kala itu. Melihat dari banyaknya karya-karyanya seperti buku Capita selecta, Fiqhu Da’wah, Islam Sebagai Dasar Negara, Dunia Islam Dari Masa ke Masa. Dari tulisan inilah membuat seorang Mohammad Natsir banyak dikenal oleh berbagai belahan masyarakat yang nampak dalam pemikirannya yang meliputi pemikran Mohammad Natsir mengenai Politik, Pendidikan Islam, dan Agma. Kiprah Mohammad Natsir dalam sejarah Indonesia ini terjadi pada periode (1929-1992). Adapun untuk rumusan masalah dalam penelitian ini berbicara tentang 1. Bagimana Riwayat Hidup Mohammad Natsir? 2. Bagaimana Perkembangan Pemikiran Mohammad Natsir dalam Politik, Pendidikan Islam, dan Agama (1929-1992)?. Adapun untuk Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk mengetahui riwayat hidup Mohammad Natsir, dan 2. perkembangan pemikiran Mohammad Natsir pada (1929-1993)?. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode penulisan sejarah yang meliputi empat tahapan kerja yaitu: Heuristik (tahapan pengumpulan sumber), Kritik (tahapan ini sering disebut dengan tahapan pengujian data yang meliputi tahapan kritik ekstren dan Kritik Interen), Interpretasi (penafsiran akan makna fakta dan hubungan antara satu fakta dengan fakta lainnya), dan Historiografi (penyusunan dan penuangan seluruh hasil penelitian menjadi satu kisah sejarah dalam bentuk karya ilmiah). Hasil dari penelitia menunjukan bahwa Mohammad Natsir adalah salah seorang tokoh politik, pencetus pendidikan Islam, selain itu juga seorang pendakwah yang lahir dan berkembang pada masa kolonialisme yang melanda Indonesia, pada saat itu Mohammad Natsir mendapatkan pendidikan dari pihak barat dan pihak tradisonal Islam yaitu sekolah di HIS yang didirikan oleh Belanda dan belajar kepada tokoh-tokoh Islam pada masa itu yaitu Ahmad Hasan, H.O.S. Tjokroaminoto, H. Agus Salim, Ahamad Syurkati, sehingga menghasilkan corak pemikiran yang mempunyai semangat barat tapi tidak melupakan asas-asas yang ada dalam pedoman Islam. Adapun untuk Perkembangan pemikiran Mohammad Natsir dimulai pada tahun 1930-1959, periode ini Mohammad Natsir berbicara tentang perpolitikan Indonesia, pemikiran Mohammad Natsir selanjutnya yaitu pada periode 1930-1945, periode ini Mohammad Natsir banyak membicarakan tentang pendidikan Islam, periode selanjutnya yaitu pada 1930-1992, periode ini yaitu berbicara tentang pemikiran Mohammad Natsir mengenai agama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: biografi;pemikiran;mohammad natsir
Subjects: Islam Umum
Person in History Biography
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: PKL3 SMKN 8 GARUT
Date Deposited: 27 Nov 2023 03:40
Last Modified: 27 Nov 2023 03:40
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/73650

Actions (login required)

View Item View Item