Praktik penggunaan Bitcoin sebagai Aset Investasi pada aplikasi Tokocrypto Perspektif Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VII tentang masalah Fikih Kontemporer

Djubaedah, Ai (2023) Praktik penggunaan Bitcoin sebagai Aset Investasi pada aplikasi Tokocrypto Perspektif Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VII tentang masalah Fikih Kontemporer. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
Cover.pdf

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (386kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (571kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)

Abstract

Bitcoin atau BTC adalah salah salat satu aset kripto dengan blockchain tersendiri. Harga BTC yang terus meningkat menarik minat investor dari tahun ke tahun. Mereka meyakini underlying BTC berasal dari biaya penambangan dan proses verifikasi yang membutuhkan banyak energi listrik. Salah satu fasilitator transaksi BTC adalah Tokocrypto yang terafiliasi Binance, exchange terbesar di dunia. Merespon hal tesebut, Komisi Fatwa mengeluarkan ketentuan tentang Masalah Fikih Kontemporer yang menyuratkan keharaman kripto sebagai alat jual beli, namun memperbolehkan kripto sebagai aset/komoditi dengan ketentuan memenuhi syarat sil’ah, memiliki underlying, terhindar dari gharar, dharar dan qimar. MUI tidak secara eksplisit mencantumkan jenis kripto yang dilarang, karenanya indentifikasi penggunaan BTC sebagai aset investasi berdasarkan ijtima Komisi Fatwa penting dilakukan untuk mengetahui hukumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik penggunaan Bitcoin sebagai aset investasi pada aplikasi Tokocrypto dan kesesuaiannya dengan Ijtima Komisi Fatwa tentang Masalah Fikih Kontemporer. Konsep dalam penelitian ini adalah teori jual beli dan investasi menurut syariah yang kemudian dihubungkan dengan ijtima ulama Komisi Fatwa. Teori tersebut digunakan untuk meninjau fenomena investasi BTC sehingga diketahui hukum praktik penggunaan BTC sebagai aset investasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu metode yang digunakan untuk memberikan gambaran atau deskripsi terhadap objek serta permasalahan yang diteliti berdasarkan data sebenarnya. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan mekanisme investasi Bitcoin pada aplikasi Tokocrypto bisa dianalogikan dengan investasi emas saat ini. Pengguna membeli, menunggu harga naik kemudian menjualnya. Akad yang dapat digunakan dalam transaksi ini adalah akad sharf. Secara mekanisme, transaksi BTC pada aplikasi Tokocrypto tidak bertentangan syariat Islam. Adapun penggunaan Bitcoin sebagai aset investasi tidak sah karena tidak memenuhi ketentuan dalam ijtima Komisi Fatwa se-Indonesia VII tentang Masalah Fikih Kontemporer. Meskipun gharar, qimar dan dharar BTC dapat diminimalisir dengan mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan BTC. Namun BTC tidak memenuhi syarat sil’ah karena tidak memiliki wujud fisik yang dapat diraba atau disentuh sebagaimana uang dan emas. Selain itu, underlayingnya masih fikif dan abstrak (tidak jelas).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: penggunaan Bitcoin; investasi Bitcoin; Tokocrypto; Ijtima Ulama Komisi Fatwa
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Ai Djubaedah
Date Deposited: 28 Aug 2023 06:40
Last Modified: 29 Aug 2023 06:11
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/74248

Actions (login required)

View Item View Item