Perkembangan tradisi Ruwatan di Kampung Adat Cibedug Desa Cikole Kabupaten Bandung Barat 2010-2020

Lestari, Indri (2023) Perkembangan tradisi Ruwatan di Kampung Adat Cibedug Desa Cikole Kabupaten Bandung Barat 2010-2020. Sarjana thesis, Uin Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi….pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (319kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (867kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarsumber.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB) | Request a copy

Abstract

Tradisi Ruwatan di kampung adat Cibedug yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat desa Cikole di Kabupaten Bandung Barat. Tradisi ruwatan di Desa Cikole memiliki makna spiritual yang kuat. Tujuan utamanya adalah untuk membersihkan dan mengusir energi negatif, penyakit, atau masalah yang ada di dalam diri seseorang atau masyarakat desa. Ruwatan dianggap sebagai upaya memperbaiki keseimbangan energi dan memulihkan kesehatan fisik dan spiritual. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masyarakat desa Cikole yang masih mempertahankan tradisi Ruwatan yang merupakan tradisi lokal dengan nilai sejarah yang panjang dan mengalami perkembangan dari dekade ke dekade. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah penelitian ini adalah: Pertama, bagaimana sejarah Tradisi ruwatan kampung adat cibedug ? Dan yang kedua, bagaimana perkembangan tradisi ruwatan kampung di kampung adat Cibedug desa Cikole Kabupaten Bandung Barat tahun 2010-2020? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah Tradisi ruwatan kampung adat cibedug dan perkembangan tradisi ruwatan kampung di kampungadat Cibedug desa Cikole Kabupaten Bandung Barat tahun 2010-2020. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan di antaranya yaitu Heuristik, Kritik, Interpretasi, serta Historiografi. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa pada kurun waktu 2010 hingga 2020, tradisi ruwatan di kampung adat desa Cikelo mengalami perkembangan yang signifikan. Signifikansi perkembangan tersebut ditandai dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjalankan praktik tersebut. Lebih banyak orang mulai menyadari nilai-nilai budaya dan spiritualitas yang terkandung dalam ruwatan. Masyarakat juga mulai mempelajari secara mendalam prosedur, mantra, dan simbolisme yang terkait dengan ruwatan. Perkembangan teknologi juga memainkan peran penting dalam perkembangan tradisi ruwatan di desa Cikelo. Tradisi tersebut pun kini menjadi salah satu obyek wisata kebudayaan yang menarik minat para wisatawan luar daerah. Dengan adanya perkembangan tersebut, terdapat dua persepsi berbeda yang menghiasi, yakni ada yang pro dan ada yang kontra. Bagi yang kontra, tradisi tersebut telah cukup jauh dari makna sebenarnya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Perkembangan ;Tradisi Ruwatan ; Kampung Adat Cibedug ;
Subjects: Customs of Life Cycle and Domestic Life
Serial Publications of History
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Indri Lestari
Date Deposited: 14 Sep 2023 02:38
Last Modified: 14 Sep 2023 02:38
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/77321

Actions (login required)

View Item View Item