Analisis hadis Sunan Abu Dawud tentang memukul anak usia 10 tahun yang tidak melaksaakan shalat : Kritik pemahaman teori Johan Galtung

Alfathoni, Moh Iqbal (2023) Analisis hadis Sunan Abu Dawud tentang memukul anak usia 10 tahun yang tidak melaksaakan shalat : Kritik pemahaman teori Johan Galtung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (318kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (568kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (58kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (192kB) | Request a copy

Abstract

Adanya perbedaan paham dalam memberikan hukuman yang biasa digunakan orang tua untuk mendisiplikan anak. Tujuan dari hukuman dalam pendidikan Islam adalah memberikan arahan dan perbaikan. Akan tetapi hal tersebut tentu menjadi sebuah persoalan di masyrakat di mana ada yang berasumsi bahwa hal tersebut sebagai pola asuh yang baik dan ada yang berasumsi bahwa hal tersebut merupakan bentuk dari tindak kekerasan. Lahirnya teori kekerasan Johan Galtung secara tidak langsung menjadi sebuah pemahaman yang lebih diterima di masyarakat. Akan tetapi pemahaman tersebut bertentangan dengan ajaran yang terdapat dalam islam yaitu memukul anak apabila meninggalkan shalat ketika menginjak usia 10 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman tentang kekerasan dalam teori Johan Galtung dan untuk mengetahui apakah hadis Sunan Abu Dawud tentang memukul anak merupakan kekerasan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menerapkan metode deskripstif analisis. Sementara teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi pustaka (Library research). Sumber primer dalam penelitian adalah Hadis Sunan Abu Dawud: 418, sedangkan sumber sekunder yang digunakan adalah kitab induk hadis, yaitu Kutub al-Tis’ah dalam aplikasi Ensiklopedia Hadis 9 serta buku-buku, jurnal dan skripsi terdahulu sebagai media bantu untuk dapat melengkapi hasil penelitian. Penelitian ini membahas tentang perbedaan pemahaman di masyarakat yang berkaitan dengan memukul anak usia 10 tahun. Yaitu antara anjuran dalam hadis dan teori kekerasan Johan Galtung. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukan bahwa kekerasan dalam teori Johan Galtung terdapat kekerasan yang bersifat direct dan indirect yang artinya kekerasan dapat dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung. Kekerasan langsung mempunyai efek yang langsung secara kasat mata, terlihat seperti korban yang terbunuh, terluka, dan juga kerusakan materi. Adapun Hadis anjuran memukul anak dalam riwayat Sunan Abu Dawud bukanlah kekerasan akan tetapi sebagai bentuk punishment (hukuman) dari pendidikan yang bertujuan untuk arahan dan perbaikan dari kesalahan yang anak perbuat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Hadis; Memukul; Anak; Johan Galtung
Subjects: Education > Psychology of Education
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Moh. Iqbal Alfathoni
Date Deposited: 11 Dec 2023 04:29
Last Modified: 11 Dec 2023 04:29
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/83048

Actions (login required)

View Item View Item