Money Follow Program dalam penanganan kasus Stunting di Kabupaten Bandung

Santika, Hilsan Agsilia (2024) Money Follow Program dalam penanganan kasus Stunting di Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (501kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (491kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (549kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (656kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (605kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (715kB)

Abstract

Percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bandung mulai digencarkan pemerintah daerah dan satuan pemerintah didalamnya setelah terbitnya Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Angka prevalensi stunting di Kabupaten Bandung tahun 2022 berada pada angka 25%, angka ini tergolong masih cukup tinggi karena terbagi pada 31 Kecamatan didalamnya. Artinya masih banyak kecamatan di Kabupaten Bandung yang prevalensi angka stuntingnya masih berada diatas 20% bahkan mungkin diatas 25%. Sejalan dengan itu pada tahun 2016, pemerintah menyarankan penyusunan anggaran yang dilakukan satuan pemerintah itu dengan menggunakan konsep Money follow progam dengan harapan setiap program prioritas nasional bisa terdanai dengan baik. Namun, meski telah mendapat arahan untuk menggunakan konsep Money follow progam dalam setiap pendanaan program prioritas nasional, prevalensi stunting di Kabupaten Bandung masih saja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara dana dan program yang diusung, mengetahui pelaksanaan program dan dana yang dilakukan, mengetahui arah dan kejelasan baik itu dana maupun program yang dilaksanakan, dan mengetahui penerapkan dana dan program yang berkaitan dengan ekologi administrasi dalam rangka penanganan kasus stunting. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori money follow progam yang diteliti oleh Indraswati dan Akram (2018) dengan merujuk pada Monev Presiden 2016 dan RKP 2017, yang terdiri dari empat dimensi diantaranya tematik, holistik, integratif, dan spasial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan dengan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi pendukung. Dalam penentuan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling, serta dalam proses analisis data peneliti juga dibantu dengan menggunakan aplikasi NVivo 12. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Money follow progam dalam penanganan kasus stunting di Kabupaten Bandung diterapkan dengan baik. Hal ini ditandai dengan telah terlaksananya dimensi tematik dengan baik karena adanya kesesuaian antara dana dan program yang dilakukan, dimensi holistik dilakukan secara komprehensif dan menyeluruh kepada setiap tingkatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), dimensi integratif juga telah dilaksanakan karena hal ini memang melekat pada tujuan percepatan penurunan stunting, dan terakhir dimensi spasial juga sudah diterapkan dengan sebagai mana mestinya yakni penyesuaian dana dan program disesuaikan dengan aspek wilayah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: money follow program; stunting; program;
Subjects: General Management > Budgeting
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: HILSAN AGSILIA SANTIKA
Date Deposited: 17 Apr 2024 02:57
Last Modified: 17 Apr 2024 02:57
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/86330

Actions (login required)

View Item View Item