Model manajemen pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter: Penelitian di Sekolah Menengah Atas Swasta se-Kabupaten Pangandaran

Maulana, Acep Rahlan (2024) Model manajemen pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter: Penelitian di Sekolah Menengah Atas Swasta se-Kabupaten Pangandaran. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (352kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (377kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIASI)
Bebas Plagiasi.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (504kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (971kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (869kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Manajemen pengembangan kurikulum pendidikan yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Pangandaran, SMA Ksatria Nusantara dan SMA Informatika Nurul Bayan memiliki persamaan dan perbedaan pada komponen pengembangan kurikulumnya. Pada komponen tujuan secara umum memiki tujuan yang sama yaitu menyelaraskan antara kurikulum yang disediakan oleh pemerintah dengan visi misi serta kebutuhan sekolah. Pada komponen materi, ketiga sekolah tersebut memiliki ciri khas tersendiri baik dalam aspek intrakurikuler diantaranya dengan adanya muatan lokal ke Muhammadiyahan di SMA Muhammadiyah, materi kitab kuning di SMA Ksatria Nusantara dan SMA Informatika Nurul Bayan. Pada komponen metode semuanya sama berorientasi pada metode grass roots yaitu mengacu pada kebutuhan peserta didik dan juga pendidik. Pada komponen evaluasi juga memiliki pola yang sama baik dalam evaluasi kinerja guru, evaluasi pembelajaran peserta didik dan yang lainnya. Akan tetapi pada realitanya ketiga sekolah tersebut belum sepenuhnya mampu merealisasikan komponen-komponen tersebut secara optimal sehingga masih banyak program yang dibuat oleh lembaga pendidikan tidak berjalan sesuai harapan bahkan tidak berjalan lama. Sehingga perlu ditelaah secara mendasar atas fenomena yang terjadi dilapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: Tujuan, Materi, Metode, dan Evaluasi Pengembangan Kurikulum dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter di SMA Swasta se-Kabupaten Pangandaran. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang menjelaskan tentang model pengembangan kurikulum yang menekankan pada bagaimana merancang suatu kurikulum disesuaikan dengan tujuan dan misi suatu institusi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui model manajemen pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter. Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) Tujuan pengembangan kurikulum pada setiap lembaga pendidikan SMA swasta se kabupaten Pangandaran, semuanya mengacu pada tujuan sekolah masing-masing baik tujuan jangka pendek, tujuan jangka menengah maupun jangka panjang. 2) Materi pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter secara umum dalam aspek intrakurikuler pembelajaran yang dilaksanakan pada masing-masing sekolah semunya sama yaitu sesuai dengan struktur kurikulum dan materi pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah, baik dalam implementasi kurikulum 2013 maupun kurikulum merdeka. Tetapi, terdapat perbedaan pula pada mata pelajaran muatan lokal dan mata pelajaran tambahan yang dijadikan pelengkap untuk kebutuhan siswa di masing-masing sekolah. 3) Metode pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter apabila dilihat secara keseluruhan, aspek pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter disekolah-sekolah tersebut metode pengembangan kurikulumnya sesuai dengan teori model pengembangan kurikulum Ralph W. Tyler. 4) Evaluasi pengembangan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan karakter masing-masing sekolah memiliki cara tersendiri dalam melakukan evaluasi, baik evaluasi pembelajaran maupun evaluasin kinerja seluruh stakeholder sekolah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Model Manajemen Pendidikan; Manajemen Pendidikan; Peningkatan Mutu Pendidikan
Subjects: Education
Education > Organization of Education
General Management
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Acep Rahlan Maulana
Date Deposited: 21 Feb 2025 06:49
Last Modified: 21 Feb 2025 06:49
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/104556

Actions (login required)

View Item View Item