Irfan, Muhammad (2025) Analisi visual naratif pada sampul Majalah Tempo edisi November-Desember 2023. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (189kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pernyataan Muhammad Irfan.pdf Download (101kB) | Preview |
|
|
Text
3_daftarisi.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text
4_bab1.pdf Download (420kB) | Preview |
|
![]() |
Text
5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (405kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text
6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
![]() |
Text
7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text
8_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text
9_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (645kB) | Request a copy |
Abstract
Komunikasi visual adalah salah satu sarana paling efektif dalam menyampaikan pesan kepada publik, terutama melalui media massa. Media visual, seperti sampul majalah, tidak hanya menampilkan informasi secara literal tetapi juga menyiratkan pesan-pesan tersirat melalui simbol, warna, komposisi, dan elemen visual lainnya. Di Indonesia, Majalah Tempo merupakan salah satu media cetak yang sering menampilkan sampul dengan visual provokatif dan sarat makna, mencerminkan isu-isu sosial, politik, dan hukum yang tengah menjadi sorotan. Penelitian ini bertujuan menganalisis narasi visual pada sampul Majalah Tempo edisi November–Desember 2023 menggunakan teori semiotik Charles Sanders Peirce, khususnya model segitiga makna yang mencakup representamen (tanda), objek, dan interpretant. Peirce menjelaskan bahwa tanda merepresentasikan kepertamaan, objek sebagai kekeduaan, dan interpretant sebagai keketigaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, yang menilai kualitas secara subjektif, bukan berdasarkan skor matematis. Penelitian ini berfokus pada bagaimana visual naratif dianalisis pada sampul majalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan makna-makna yang terkandung dalam elemen visual sampul tersebut. Dengan pendekatan semiotika visual, penelitian ini berusaha menguraikan pesan tersirat yang disampaikan, terutama terkait isu pelemahan KPK dan intervensi kekuasaan dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa representamen berupa visual dan teks satir untuk mengkritik isu sosial-politik Indonesia secara simbolik dan hiperbolis. Objek yang dirujuk mencakup dinamika politik Pilkada, pelemahan KPK, konflik kepentingan kebijakan mobil listrik, hingga penyimpangan reformasi 1998, yang disajikan dengan perspektif kritis dan relevansi konteks budaya. Interpretan dari sampul ini membangun kesadaran kritis pembaca terhadap penyalahgunaan kekuasaan dan ancaman terhadap demokrasi, memperlihatkan fungsi visual naratif sebagai media refleksi sekaligus provokasi atas situasi politik kontemporer. Kata Kunci: Analisis Visual Naratif, Semiotika, Charles Sanders Peirce, Tempo
Item Type: | Thesis (Sarjana) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Analisis Visual Naratif; Semiotika; Charles Sanders Peirce; Tempo |
Subjects: | Political dan Government Science > Political Situation and Condition in Indonesia Analysis, Theory of Functions > Other Analytic Methods Arts |
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
Depositing User: | Muhammad Irfan Makkarumpa |
Date Deposited: | 13 Mar 2025 04:07 |
Last Modified: | 13 Mar 2025 04:56 |
URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/105685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |