Pesan dakwah dalam motif kerajinan tenun songket Sasak Lombok

Jaelani, Lalu Yugusman (2026) Pesan dakwah dalam motif kerajinan tenun songket Sasak Lombok. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bnadung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
BEBAS PLAGIARISM.pdf

Download (445kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (508kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (882kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (681kB)

Abstract

Penelitian ini berfokus pada motif kerajinan tenun songket Sasak yang kaya makna dan merupakan warisan budaya Indonesia. Dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce, penelitian ini menganalisis pesan dakwah yang terkandung dalam motif tenun songket Sasak, yang merefleksikan interaksi antara alam, realitas sosial, dan kepercayaan masyarakat Sasak dengan pengaruh Islam yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna dan pesan yang terkandung dalam motif tenun songket Sasak, serta bagaimana motif ini dapat dipahami sebagai sarana komunikasi nonverbal yang efektif dalam menyampaikan pesan dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretif untuk memahami makna dan pesan yang terkandung dalam motif kerajinan tenun songket Sasak. Metode analisis data yang digunakan adalah metode semiotika, yang memungkinkan peneliti untuk menginterpretasikan tanda dan simbol dalam motif tenun. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, dan dokumentasi, sehingga memungkinkan peneliti untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang makna dan konteks motif tenun songket Sasak. Berdasarkan hasil analisis, motif kerajinan tenun songket Sasak merupakan refleksi dari keindahan, realitas, kultur, dan kepercayaan masyarakat Sasak yang diwarnai oleh identitas keislaman. Makna yang terkandung dalam motif tenun songket Sasak tidak hanya menunjukkan hubungan masyarakat Sasak dengan ajaran Islam, tetapi juga representasi dari identitas masyarakat itu sendiri. Dengan demikian, kain songket Sasak berfungsi sebagai panduan moral untuk mempererat rasa kebersamaan, keyakinan, perdamaian, kepedulian terhadap alam sekitar, dan tetap mengusung nilai‑nilai Islam. Setiap motif tersebut tidak hanya menggambarkan keindahan seni, tetapi juga menyisipkan pesan‑pesan dakwah, etika, dan spiritualitas yang mendalam, sehingga mampu menumbuhkan rasa solidaritas dan persaudaraan di antara latar belakang yang berbeda. Melalui motif-motif tersebut, songket Sasak menjadi lebih dari sekadar karya seni tradisional, tetapi juga menjadi sarana edukatif bagi masyarakat untuk hidup dalam empati, kepercayaan, dan rasa syukur, sekaligus menegaskan posisi budaya Sasak sebagai warisan yang harmonis antara estetika, moral, dan ajaran agama.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tenun Songket Sasak; Semiotika; Dakwah;
Subjects: Islam > Da'wah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Lalu Yugusman Jaelani
Date Deposited: 23 Feb 2026 04:35
Last Modified: 23 Feb 2026 04:35
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128317

Actions (login required)

View Item View Item