Rizky, Alvian Nauvally (2026) Praktik jurnalisme lingkungan pada Film Minamata 2020 : Analisis semiotika Roland Barthes. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (270kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Alvian Nauvally Rizky -Daftar isi (2).pdf Download (290kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (313kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (969kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Jurnalisme lingkungan merupakan praktik jurnalistik yang berfokus pada isu-isu lingkungan hidup serta dampaknya terhadap kehidupan manusia. Isu lingkungan tidak hanya dipandang sebagai peristiwa alam semata, tetapi sebagai persoalan publik yang berkaitan dengan relasi antara manusia, kekuasaan, dan kepentingan industri. Film Minamata (2020) karya Andrew Levitas merepresentasikan praktik jurnalisme lingkungan melalui sosok jurnalis foto William Eugene Smith yang mendokumentasikan penderitaan masyarakat Minamata akibat pencemaran merkuri. Film ini menarik untuk dikaji karena tidak hanya menampilkan isu pencemaran lingkungan, tetapi juga proses kerja dan profesionalisme jurnalis dalam menghadapi tekanan politik dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik jurnalisme lingkungan direpresentasikan dalam film Minamata melalui makna denotatif, konotatif, dan mitos yang dibangun dalam narasi dan visual film. Fokus penelitian diarahkan pada penggambaran aktivitas jurnalistik, sikap profesional, serta nilai ideologis yang melekat pada peran jurnalis dalam mengungkap kasus pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes. Analisis dilakukan melalui tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, terhadap adegan-adegan yang menampilkan praktik jurnalisme lingkungan dalam film Minamata. Unit analisis berupa adegan, dialog, dan visual yang merepresentasikan aktivitas jurnalistik William Eugene Smith. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotatif, film Minamata menampilkan praktik jurnalisme lingkungan melalui aktivitas pengambilan foto, interaksi dengan korban, dan proses dokumentasi pencemaran merkuri. Pada tingkat konotatif, film merepresentasikan jurnalis sebagai sosok yang berani, berintegritas, dan berpihak pada korban meskipun menghadapi ancaman dan tekanan. Sementara itu, pada tingkat mitos, film membangun ideologi jurnalis sebagai penjaga kebenaran dan pembela kemanusiaan dalam menghadapi kekuatan industri. Dengan demikian, Minamata merepresentasikan jurnalisme lingkungan sebagai praktik profesional yang sarat nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jurnalisme lingkungan; film Minamata; Semiotika Roland Barthes; Jurnalis foto; Profesionalisme jurnalis |
| Subjects: | Occupational Ethics > Other Professions and Occupations Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Public Performances > Film Reviews |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Alvian Rizky |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 07:04 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 07:29 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



