Tinjauan hukum ekonomi syariah dan hukum positif terhadap penggunaan jasa buzzer dalam strategi pemasaran parfum x extrait de Perfume di aplikasi TikTok

Fauzan, Ariq Putra (2026) Tinjauan hukum ekonomi syariah dan hukum positif terhadap penggunaan jasa buzzer dalam strategi pemasaran parfum x extrait de Perfume di aplikasi TikTok. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (401kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (907kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (812kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (923kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 mendorong munculnya s-commerce seperti TikTok Shop yang banyak dimanfaatkan pelaku bisnis parfum. Di tengah persaingan yang ketat, ditemukan penggunaan jasa buzzer sebagai strategi pemasaran parfum X Extrait de Perfume di TikTok. Komentar yang disebarkan buzzer mengandung klaim berlebihan yang tidak sesuai kenyataan sehingga berpotensi merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penggunaan jasa buzzer parfum X Extrait de Perfume di aplikasi TikTok. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tinjauan Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Positif terhadap penggunaan jasa buzzer tersebut. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini menggunakan teori akad ijarah dalam hukum ekonomi syariah, di mana pelaku bisnis berperan sebagai musta'jir dan buzzer sebagai ajir. Landasan hukumnya bersumber dari Al-Qur'an, hadis, Fatwa DSN-MUI Nomor 112 Tahun 2017 tentang Akad Ijarah dan Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah di Media Sosial. Dari sisi hukum positif, digunakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 65 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan jo. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode deskriptif analitis dan jenis data kualitatif. Sumber data primer diperoleh melalui observasi kolom komentar TikTok dan wawancara daring dengan dua orang buzzer via WhatsApp pada 2 Januari 2026. Sumber data sekunder diperoleh melalui studi pustaka berupa buku, jurnal, undang-undang, dan fatwa yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme buzzer parfum X berlangsung daring dan tidak formal melalui perekrutan via pesan pribadi oleh pemberi tugas, pemberian daftar komentar, pelaksanaan tugas interaksi konten, dan pembayaran per komentar. Setelah melakukan wawancara dan observasi, ditemukan adanya komentar buzzer dengan klaim berlebih dan menyamar seolah-olah berasal dari konsumen asli. Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah, praktik ini dinyatakan haram karena mengandung tadlis, melanggar Fatwa DSN-MUI Nomor 112 Tahun 2017 tentang Akad Ijarah dan Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah di Media Sosial, serta bertentangan dengan prinsip syariah. Ditinjau dari Hukum Positif, praktik ini melanggar Pasal 4 huruf c, Pasal 7 huruf b, dan pasal 9 serta 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, mengenai hak konsumen dan kewajiban pelaku usaha menyediakan informasi yang benar. Selain itu, melanggar Pasal 65 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Perdagangan karena menyebarkan informasi produk yang menyesatkan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: buzzer; parfum; TikTok; fatwa, undang-undang
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Ariq Putra Fauzan
Date Deposited: 07 May 2026 07:04
Last Modified: 07 May 2026 07:04
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131098

Actions (login required)

View Item View Item