Jurnalisme satir di televisi: analisis wacana kritis kasus korupsi Nadiem Makarim dalam program Meet Nite Live Metro TV

Syidah, Nabillah (2026) Jurnalisme satir di televisi: analisis wacana kritis kasus korupsi Nadiem Makarim dalam program Meet Nite Live Metro TV. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15. Plagiarisme Nabillah Syidah (1).pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_daftarisi.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_bab1.pdf

Download (318kB) | Preview
[img] Text
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB) | Request a copy
[img] Text
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB) | Request a copy
[img] Text
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[img] Text
lampiran (45).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana kritik sosial terhadap kekuasaan. Kritik tersebut tidak selalu disampaikan melalui berita serius, melainkan juga melalui program satir yang memadukan humor dan sindiran. Meet Nite Live merupakan salah satu program menggunakan satir dalam membahas isu serius, termasuk dugaan korupsi proyek digitalisasi pendidikan berupa pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang melibatkan Nadiem Makarim. Media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana kritik sosial terhadap kekuasaan. Kritik tersebut tidak selalu disampaikan melalui berita serius, melainkan juga melalui program satir yang memadukan humor dan sindiran. Meet Nite Live merupakan salah satu program menggunakan satir dalam membahas isu serius, termasuk dugaan korupsi proyek digitalisasi pendidikan berupa pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang melibatkan Nadiem Makarim. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana jurnalisme satir dalam program Meet Nite Live membangun kritik terhadap kasus dugaan korupsi tersebut melalui struktur bahasa dan diksi satir, bagaimana wacana tersebut diproduksi dan dimaknai oleh audiens, serta bagaimana konteks sosial dan ideologi memengaruhi kemunculan wacana satir tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, yang memandang wacana sebagai praktik sosial yang mencakup tiga dimensi analisis, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data penelitian diperoleh dari transkrip tayangan Meet Nite Live, wawancara terkait proses produksi program, serta komentar audiens pada platform YouTube sebagai bentuk konsumsi wacana. Analisis teks difokuskan pada aspek representasi, relasi, dan identitas yang dibangun melalui penggunaan bahasa satir. Analisis praktik wacana menelaah proses produksi dan konsumsi satir, sedangkan analisis praktik sosial mengkaji konteks situasional, institusional, dan sosial yang melatarbelakangi wacana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Meet Nite Live menggunakan ironi, sarkasme, parodi, dan hiperbola sebagai strategi bahasa utama dalam menyampaikan kritik sosial terhadap dugaan korupsi digitalisasi pendidikan. Melalui gaya satir tersebut, korupsi direpresentasikan sebagai persoalan yang berulang, sistemik, dan menjauh dari kepentingan publik. Bahasa satir juga membangun relasi kedekatan antara pembawa acara dan audiens, sekaligus menciptakan identitas pembawa acara sebagai pihak yang berpihak pada kepentingan publik. Dalam praktik wacana, satir diproduksi secara terkontrol oleh redaksi dan dimaknai audiens sebagai bentuk kritik sosial, bukan sekadar hiburan. Sementara itu, dalam praktik sosial, satir mencerminkan kekecewaan serta menurunnya kepercayaan publik terhadap kekuasaan, terutama ketika korupsi menyentuh sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana jurnalisme satir dalam program Meet Nite Live membangun kritik terhadap kasus dugaan korupsi tersebut melalui struktur bahasa dan diksi satir, bagaimana wacana tersebut diproduksi dan dimaknai oleh audiens, serta bagaimana konteks sosial dan ideologi memengaruhi kemunculan wacana satir tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, yang memandang wacana sebagai praktik sosial yang mencakup tiga dimensi analisis, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data penelitian diperoleh dari transkrip tayangan Meet Nite Live, wawancara terkait proses produksi program, serta komentar audiens pada platform YouTube sebagai bentuk konsumsi wacana. Analisis teks difokuskan pada aspek representasi, relasi, dan identitas yang dibangun melalui penggunaan bahasa satir. Analisis praktik wacana menelaah proses produksi dan konsumsi satir, sedangkan analisis praktik sosial mengkaji konteks situasional, institusional, dan sosial yang melatarbelakangi wacana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Meet Nite Live menggunakan ironi, sarkasme, parodi, dan hiperbola sebagai strategi bahasa utama dalam menyampaikan kritik sosial terhadap dugaan korupsi digitalisasi pendidikan. Melalui gaya satir tersebut, korupsi direpresentasikan sebagai persoalan yang berulang, sistemik, dan menjauh dari kepentingan publik. Bahasa satir juga membangun relasi kedekatan antara pembawa acara dan audiens, sekaligus menciptakan identitas pembawa acara sebagai pihak yang berpihak pada kepentingan publik. Dalam praktik wacana, satir diproduksi secara terkontrol oleh redaksi dan dimaknai audiens sebagai bentuk kritik sosial, bukan sekadar hiburan. Sementara itu, dalam praktik sosial, satir mencerminkan kekecewaan serta menurunnya kepercayaan publik terhadap kekuasaan, terutama ketika korupsi menyentuh sektor pendidikan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: jurnalisme satir; analisis wacana kritis; Meet Nite Live, korupsi pendidikan; media televisi
Subjects: Communications Telemunications > Television Broadcasting
Public Performances > Television Show
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: Nabillah NS Syidah
Date Deposited: 12 May 2026 02:29
Last Modified: 12 May 2026 02:29
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131228

Actions (login required)

View Item View Item