Syifa, Arya Nurusy and Ruminda, Ruminda and Sariyati, Ice (2025) The translation of introduction part of Academy’s Genius Swordmaster’s comic using machine translation. IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 13 (2). pp. 3791-3804. ISSN 2527-3752
|
Text
Revisi dari Arya N.S. Article Final.pdf Download (909kB) | Preview |
Abstract
INDONESIA: Penelitian ini mengkaji tingkat akurasi dan keterbacaan terjemahan mesin dalam konteks teks fiksi, dengan fokus khusus pada komik Academy’s Genius Swordmaster. Dengan menggunakan Google Translate sebagai alat utama, penelitian ini menerapkan analisis kualitatif untuk mengevaluasi seberapa efektif mesin menerjemahkan isi komik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63% teks terjemahan masih mengandung kesalahan, terutama pada aspek akurasi, seperti terjemahan yang terlalu harfiah, pemilihan diksi yang kurang tepat, serta hilangnya makna yang ingin disampaikan. Permasalahan pada aspek keterbacaan juga cukup sering ditemukan, karena banyak kalimat terdengar tidak alami, terlalu kaku, atau kurang sesuai dengan struktur bahasa Indonesia, sehingga mengganggu alur bacaan dan membuat teks lebih sulit dipahami. Kekurangan tersebut terlihat lebih jelas pada bagian yang mengandung unsur emosional, di mana nada, ekspresi karakter, dan nuansa budaya memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan kepada pembaca. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi penerjemahan mesin telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, sistem tersebut masih menghadapi berbagai tantangan dalam menerjemahkan teks kreatif yang sangat bergantung pada konteks. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan kajian ini dengan membandingkan beberapa sistem penerjemahan mesin atau mengeksplorasi proses penyuntingan hasil terjemahan guna meningkatkan kualitas terjemahan pada narasi fiksi. ENGLISH: This study examined the accuracy and clarity of machine translation in the context of fictional texts, with a specific focus on the comic Academy’s Genius Swordmaster. Using Google Translate as the primary tool, a qualitative analysis was conducted to evaluate how effectively the machine translated the comic’s content. The results revealed that 63% of the translated text contained errors, with many issues related to accuracy such as overly literal translations, incorrect word choices, and loss of intended meaning. Problems with clarity were also frequent, as many sentences sounded unnatural, too formal, or awkward in Indonesian, disrupting the flow and making them harder to read. These shortcomings were particularly noticeable in emotional storytelling, where tone, character expression, and cultural nuance play a key role in delivering the intended message. The findings highlight that despite recent advancements, current MT systems still face significant challenges in rendering creative and context-sensitive texts. Future research could expand this work by testing multiple MT systems or exploring post-editing approaches to improve translation quality in fictional narratives.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Accuracy; Clarity; Comic; Translation; Machine Translation; |
| Subjects: | Education, Research of Language, Related Topics of Language English Education and Research of Literatures English Fiction |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sastra Inggris |
| Depositing User: | Arya Nurusy Syifa |
| Date Deposited: | 12 May 2026 07:48 |
| Last Modified: | 12 May 2026 07:48 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



