Kontrol optimal model epidemi SEIRS dua strain dengan laju pengobatan jenuh

Novitasari, Annisa (2026) Kontrol optimal model epidemi SEIRS dua strain dengan laju pengobatan jenuh. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIARISME)
3_Bebas Plagiarisme.pdf

Download (469kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_Bab 1.pdf

Download (454kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
7_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
8_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
9_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Penyebaran penyakit dapat ditularkan oleh lebih dari satu virus atau patogen sehingga menimbulkan dinamika penularan yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model epidemi SEIRS dua strain yang menggambarkan penyebaran dua jenis patogen (strain) secara bersamaan. Strain pertama menggunakan laju penularan bilinear dan strain kedua menggunakan laju penularan non-monotonik yang memperhitungkan efek psikologis masyarakat. Model ini juga mempertimbangkan kontrol berupa pencegahan dan pengobatan, dengan fungsi pengobatan jenuh yang mencerminkan keterbatasan sumber daya medis. Pada model SEIRS dua strain ini digunakan dua strategi pengendalian, yaitu kontrol konstan dan kontrol optimal. Pada model dengan kontrol konstan dilakukan analisis terhadap titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik dari masing-masing strain. Selanjutnya ditentukan bilangan reproduksi dasar masing-masing strain (R1, R2) menggunakan metode Next Generation Matrix (NGM). Analisis kestabilan global kondisi bebas penyakit dilakukan menggunakan fungsi Lyapunov, sedangkan kestabilan lokal kondisi endemik dianalisis menggunakan kriteria Routh-Hurwitz. Selain itu dilakukan analisis sensitivitas berdasarkan bilangan reproduksi dasar dari masing-masing strain. Untuk strategi kontrol optimal digunakan empat variabel kontrol, yaitu kontrol pencegahan strain-1 (u1), pencegahan strain-2 (u2), pengobatan strain-1 (u3), dan pengobatan strain-2 (u4). Kontrol optimal diperoleh dengan menerapkan Prinsip Maksimum Pontryagin. Simulasi numerik dilakukan menggunakan metode forward-backward sweep dengan skema Runge-Kutta orde empat (RK4). Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan strategi kontrol optimal mampu menurunkan proporsi individu terinfeksi secara lebih efektif dibandingkan dengan kontrol konstan maupun tanpa kontrol.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: penyebaran penyakit; dua strain; pengobatan jenuh; fungsi Lyapunov; kriteria Routh-Hurwitz; kontrol optimal; Prinsip Maksimum Pontryagin
Subjects: Mathematics
Applied mathematics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Matematika
Depositing User: Annisa Novitasari
Date Deposited: 25 May 2026 07:28
Last Modified: 25 May 2026 07:28
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131917

Actions (login required)

View Item View Item